Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU Segera Digelar, PBNU Umumkan Susunan Panitia
12 mins read

Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU Segera Digelar, PBNU Umumkan Susunan Panitia

On Berita – Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menetapkan susunan panitia Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama, Konferensi Besar (Konbes), dan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama melalui Surat Keputusan Nomor 251/PB.01/A.II.01.01/99/05/2026.

Keputusan tersebut mulai berlaku sejak Jumat, 8 Mei 2026 dan diumumkan kepada publik pada Senin (11/5/2026).

Penetapan kepanitiaan ini menjadi penanda dimulainya tahapan penting menuju agenda besar organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Dalam keputusan itu, PBNU menegaskan bahwa panitia memiliki kewenangan penuh untuk mempersiapkan pelaksanaan Munas dan Konbes NU yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026, serta Muktamar Ke-35 NU yang akan digelar pada Agustus 2026 mendatang.

“Mengesahkan komposisi dan personalia Panitia Musyawarah Nasional Alim Ulama, Konferensi Besar Nahdlatul Ulama dan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama sebagaimana terlampir,” demikian kutipan surat keputusan yang dipublikasikan NU Online pada Senin (11/5/2026).

Selain itu, PBNU juga memberikan mandat kepada panitia pusat untuk mengusulkan kepanitiaan daerah dalam mendukung pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU.

Langkah tersebut dinilai penting agar koordinasi antara pengurus pusat dan daerah berjalan efektif mengingat skala kegiatan yang sangat besar.

“Memberikan kewenangan kepada Panitia sebagaimana dimaksud pada diktum pertama Surat Keputusan ini untuk mengusulkan kepanitiaan daerah guna penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama,” bunyi keputusan tersebut.

Agenda Besar NU Tahun 2026

Munas Alim Ulama dan Konbes NU merupakan forum strategis organisasi yang biasanya membahas persoalan keagamaan, kebangsaan, serta kebijakan internal organisasi.

Sementara Muktamar menjadi forum tertinggi Nahdlatul Ulama yang digelar lima tahunan untuk memilih kepengurusan baru sekaligus menentukan arah organisasi ke depan.

Muktamar Ke-35 NU diperkirakan akan menjadi salah satu forum paling penting dalam perjalanan organisasi, terutama karena dilaksanakan di tengah tantangan sosial, ekonomi, hingga perkembangan teknologi digital yang terus berubah cepat.

PBNU menilai persiapan matang menjadi kunci sukses pelaksanaan agenda besar tersebut. Karena itu, kepanitiaan yang dibentuk tidak hanya melibatkan tokoh ulama, tetapi juga akademisi, profesional, aktivis, hingga unsur pemerintahan dan organisasi kepemudaan NU.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya bersama Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar ditetapkan sebagai penanggung jawab utama kegiatan.

Keduanya juga masuk dalam Majelis Tahkim Muktamar sebagai unsur ex-officio.

Tokoh-Tokoh Besar Masuk Struktur Panitia

Struktur panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU diisi banyak tokoh penting dari berbagai kalangan.

Sejumlah nama besar ulama senior tercatat dalam jajaran penasihat maupun steering committee.

Dalam susunan Majelis Tahkim Muktamar, PBNU memasukkan sejumlah ulama kharismatik seperti KH Ahmad Mustofa Bisri, KH Afifuddin Muhajir, KH Nurul Huda Jazuli, KH Muhammad Anwar Iskandar, hingga Prof Dr KH Mohammad Nuh, DEA.

Sementara pada jajaran Steering Committee atau panitia pengarah, KH Akhmad Said Asrori dipercaya sebagai ketua.

Posisi wakil ketua diisi sejumlah tokoh penting seperti Dr KH Abdul Ghafur Maimoen, KH Abdul Moqsith Ghazali, KH Cholil Nafis, hingga KH Ulil Absar Abdalla.

Keberadaan tokoh-tokoh tersebut dinilai mencerminkan upaya PBNU menjaga keseimbangan antara tradisi pesantren, pemikiran keagamaan, dan tantangan modernitas.

Tak hanya itu, mantan Menteri Pendidikan Mohammad Nuh juga dipercaya menjadi sekretaris steering committee.

Kehadirannya dianggap memperkuat sisi akademik dan manajerial dalam penyelenggaraan agenda besar NU.

Fokus Pembahasan Munas dan Konbes

PBNU juga membentuk sejumlah tim perancang materi untuk membahas isu-isu strategis organisasi dan kebangsaan.

Tim tersebut dibagi dalam beberapa bidang utama, yakni masa’il waqi’iyyah, masa’il maudlu’iyyah, masa’il qanuniyyah, organisasi, program, hingga rekomendasi.

Bidang masa’il waqi’iyyah yang membahas persoalan aktual keumatan dipimpin KH Muhibbul Aman Aly.

Sementara bidang masa’il maudlu’iyyah yang membahas tema-tema konseptual dipimpin KH Cholil Nafis.

Adapun bidang organisasi dipimpin KH Miftah Faqih dengan dukungan sejumlah tokoh NU dan profesional.

Bidang ini diperkirakan akan membahas penguatan tata kelola organisasi, kaderisasi, hingga pengembangan struktur NU di era digital.

Pada bidang program, PBNU menunjuk Alissa Qotrunnada Wahid atau Alissa Wahid sebagai koordinator.

Tim ini bertugas menyiapkan arah program strategis NU untuk periode mendatang.

Sementara bidang rekomendasi dipimpin Dr H Juri Ardiantoro yang akan merumuskan berbagai rekomendasi organisasi dan kebangsaan hasil Munas maupun Konbes.

Saifullah Yusuf Pimpin Organizing Committee

Untuk kepanitiaan pelaksana atau organizing committee, PBNU menunjuk Drs H Saifullah Yusuf sebagai ketua.

Tokoh yang akrab disapa Gus Ipul itu akan memimpin persiapan teknis penyelenggaraan seluruh agenda besar NU.

Dalam struktur tersebut, sejumlah nama penting turut masuk sebagai wakil ketua, di antaranya Khofifah Indar Parawansa, Aizuddin Abdurrahman, Fahmi Akbar Idris, hingga Alissa Qotrunnada.

Keterlibatan tokoh lintas bidang menunjukkan bahwa pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU tidak hanya menjadi agenda internal organisasi, tetapi juga perhatian banyak pihak karena pengaruh besar NU dalam kehidupan sosial dan kebangsaan Indonesia.

Panitia pelaksana juga dibagi ke dalam berbagai seksi, mulai dari kesekretariatan, acara dan protokoler, persidangan, akomodasi dan konsumsi, transportasi, dokumentasi dan publikasi, keamanan, hingga kesehatan.

Pada seksi keamanan, PBNU turut melibatkan GP Ansor dan Pagar Nusa untuk mendukung pengamanan kegiatan.

Sementara seksi kesehatan dipimpin dr Zulfikar As’ad bersama tim medis yang akan memastikan pelayanan kesehatan selama agenda berlangsung.

Muktamar Diprediksi Jadi Momentum Konsolidasi NU

Penetapan panitia ini juga muncul di tengah meningkatnya perhatian warga NU terhadap arah organisasi menjelang Muktamar Ke-35.

Sebelumnya, Forum Rais Syuriyah NU se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, turut memberikan sejumlah rekomendasi kepada PBNU terkait pelaksanaan Muktamar.

Forum tersebut meminta agar Muktamar diselenggarakan secara transparan, bersih, serta menjunjung etika organisasi dan nilai-nilai kepesantrenan.

Bahkan, mereka mengusulkan agar Muktamar Ke-35 dilaksanakan di lingkungan pondok pesantren untuk menjaga ruh perjuangan Nahdlatul Ulama.

Usulan tersebut menunjukkan tingginya perhatian kalangan ulama dan pesantren terhadap masa depan organisasi.

Bagi NU, Muktamar bukan hanya forum pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum konsolidasi besar organisasi untuk menjawab tantangan zaman.

Mulai dari isu pendidikan, ekonomi umat, transformasi digital, hingga penguatan moderasi beragama diperkirakan akan menjadi pembahasan utama.

Dengan terbentuknya panitia resmi, rangkaian persiapan Munas, Konbes, dan Muktamar Ke-35 NU kini mulai berjalan secara formal.

PBNU berharap seluruh tahapan kegiatan dapat berlangsung lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan Nahdlatul Ulama serta masyarakat Indonesia secara luas.

Daftar Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU 2026

I. Penanggung Jawab

  1. KH. Miftachul Akhyar
  2. KH. Yahya Cholil Staquf

II. Majelis Tahkim Muktamar

  1. KH. Miftachul Akhyar (ex-officio)
  2. KH. Yahya Cholil Staquf (ex-officio)
  3. KH. Ahmad Mustofa Bisri
  4. KH. Nurul Huda Jazuli
  5. KH. Muhammad Anwar Iskandar
  6. KH. Afifuddin Muhajir
  7. KH. Zakky Mubarok
  8. KH. Aniq Muhammadun
  9. Prof. Dr. KH. Zainal Abidin
  10. Prof. Dr. KH. Machasin, M.A.
  11. Prof. Dr. KH. Mohammad Nuh, DEA
  12. KH. M. Cholil Nafis, Ph.D.
  13. KH. Ahmad Said Asrori
  14. Dr. H. Amin Said Husni, M.Ag.
  15. Drs. H. Saifullah Yusuf

Sekretariat Majelis / Tim Asistensi

  • Dr. KH. Abdul Ghafur Maimoen, M.A.
  • KH. Sarmidi Husna, M.A.
  • H. Faisal Saimima
  • H. Nur Hidayat
  • H. M. Silahuddin

III. Penasehat

  1. KH. Ahmad Mustofa Bisri
  2. KH. Anwar Mansur
  3. KH. Nurul Huda Djazuli
  4. KH. Anwar Iskandar
  5. KH. Afifuddin Muhajir
  6. KH. Zulfa Mustofa
  7. KH. Sayyid Muhammad Hilal Al Aidid

IV. Steering Committee

Ketua

  • KH. Akhmad Said Asrori

Wakil Ketua

  1. Dr. KH. Abdul Ghafur Maimoen, M.A.
  2. Dr. KH. Abdul Moqsith Ghazali, M.A.
  3. KH. Sholahudin Al-Aiyub, M.Si.
  4. KH. M. Cholil Nafis, Lc., Ph.D.
  5. Prof. Dr. Nizar Ali
  6. Dr. KH. Ulil Absar Abdalla
  7. Prof. Dr. H. Rumadi Ahmad

Sekretaris

  • Prof. Dr. H. Mohammad Nuh, DEA

Wakil Sekretaris

  1. KH. Sarmidi Husna
  2. Dr. KH. Afifuddin Dimyati, Lc.
  3. Dr. KH. Hilmy Muhammad, M.A.
  4. KH. Muhyidin Thohir, M.Pd.I.
  5. KH. Nurul Yaqin Ishak
  6. KH. Ahmad Tajul Mafakhir
  7. Dr. Hasanuddin Ali
  8. KH. Aunullah A’la Habib, Lc.

Anggota

  1. KH. Aniq Muhammadun
  2. KH. Musthofa Aqiel Siradj
  3. KH. Muadz Thohir
  4. Prof. Dr. KH. Zainal Abidin
  5. KH. Sadid Jauhari
  6. KH. Imam Buchori Cholil
  7. KH. Thontowi Djauhari Musaddad, Lc., M.A.
  8. KH. Athoilah Sholahuddin Anwar
  9. KH. Ahmad Nadhif Abdul Mujib, Lc., M.A.
  10. KH. Hasib Wahab
  11. KH. Masyhuri Malik
  12. Prof. Dr. Zainal Rahawarin

V. Tim Perancang Materi

A. Masa’il Waqi’iyyah

Koordinator

  • KH. Muhibbul Aman Aly

Wakil Koordinator

  • KH. Faiz Syukron Makmun, Lc., M.A.

Anggota

  1. KH. Abdul Latif Malik
  2. KH. Kholid Dawam Anwar, Lc., M.A.
  3. KH. Mahbub Maafi
  4. Dr. Ny. Hj. Alai Najib
  5. KH. Alhafid Kurniawan
  6. Dr. KH. Moch. Bukhori Muslim, Lc., M.A.
  7. KH. Abdul Muiz
  8. KH. Ahmad Kholili Kholil
  9. Ny. Hj. Atikah Anwar Iskandar
  10. Dr. Ny. Hj. Iffah Umniyati Ismail

B. Masa’il Maudlu’iyyah

Koordinator

  • KH. M. Cholil Nafis, Lc., Ph.D.

Wakil Koordinator

  • KH. Hasan Nuri Hidayatullah

Anggota

  1. KH. Subhan Makmun
  2. Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A.
  3. Nyai Hj. Yenny Zanubah Wahid
  4. KH. Abu Yazid Al-Busthami
  5. Prof. Arif Zamhari, Ph.D.
  6. KH. Aniq Nawawi
  7. H. Syafiq Hasyim, Ph.D.
  8. Ny. Hj. Badriyah Fayumi
  9. KH. Darul Azka
  10. KH. Imam Nakhai
  11. KH. M. Taufik Damas
  12. KH. Ahmad Yazid Fattah
  13. Ny. Hj. Izza Farhatin Ilmi
  14. KH. Khariri Makmun, M.A.
  15. Prof. Dr. Ishom Yusqi, M.A.
  16. KH. Sirril Wafa
  17. KH. Jadul Maula

C. Masa’il Qanuniyyah

Koordinator

  • Dr. KH. Abdul Ghafur Maimoen, M.A.

Wakil Koordinator

  • KH. Sholahudin Al-Aiyub, M.Si.

Anggota

  1. Dr. KH. Hilmy Muhammad, M.A.
  2. Dr. KH. Muhammad Adnan, Lc., M.A.
  3. Dr. KH. Nur Taufiq Sanusi, M.A.
  4. Dr. H. Asrori S. Karni
  5. Prof. Dr. Maksum
  6. KH. Idris Masudi
  7. KH. Irwan Masduqi
  8. KH. R. Zidni Ilman
  9. KH. Khoirul Anwar
  10. Dr. Abdul Ghaffar Husnan
  11. Dr. H. Agus Nilmada Azmi
  12. Dr. H. Ahmad Ahsin Tohari
  13. Dr. H. Rofiqul Umam Ahmad
  14. Dr. Irfandi
  15. Dr. Irfan Faiz Muhlisi

D. Organisasi

Koordinator

  • KH. Miftah Faqih

Wakil Koordinator

  • Prof. Dr. KH. Asrorun Niam Sholeh

Anggota

  1. H. Abdullah Azwar Anas
  2. H. Ihsan Abdullah
  3. Dr. Muhammad Faesal
  4. Prof. Dr. Hadi Subhan
  5. Abdul Malik Haramain
  6. H. Faisal Saimima
  7. H. Mufid Rahmat
  8. H. Ahmad Syarif Munawi
  9. H. Nur Hidayat
  10. H. Munsorun, M.Si.

E. Program

Koordinator

  • Nyai Hj. Alissa Wahid, S.Psi.

Wakil Koordinator

  • Prof. Dr. Ainun Naim

Anggota

  1. H. Choirul Sholeh Rasyid, S.E.
  2. Dr. H. Munawar Fuad Nuh
  3. Hj. Ai Rahmayanti, S.Sos., M.Ag.
  4. H. M. Silahuddin
  5. Sidrotun Naim, M.Sc., M.P.A., Ph.D.
  6. Safiratul Machrusah
  7. H. Lukman Umafagur, M.Si.
  8. H. Rahmat Hidayat Pulungan, M.Si.
  9. Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si.
  10. Ihsanuddin, M.Si.

F. Rekomendasi

Koordinator

  • Dr. H. Juri Ardiantoro

Wakil Koordinator

  • Dr. H. Ahmad Suaedy

Anggota

  1. Prof. Dr. Ali Masykur Musa
  2. Prof. Dr. H. Kacung Marijan
  3. KH. Hatim Ghazali, M.A.
  4. Dr. H. Faisal Ali Hasyim, S.E., M.Si.
  5. Dr. Rer. Faishal Aminuddin
  6. Dr. H. Basnang Said
  7. KH. Maksum Faqih
  8. KH. Masduqi Baidlowi
  9. Dr. H. Eman Suryaman, S.E., M.M.
  10. H. Ali Hasan Al-Bahar, Lc.

VI. Organizing Committee

Ketua

  • Drs. H. Saifullah Yusuf

Wakil Ketua

  1. H. Aizuddin Abdurrahman, S.H.
  2. Hj. Khofifah Indar Parawansa
  3. Dr. Fahmi Akbar Idris, S.E.
  4. H. Gudfan Arif, S.IP.
  5. KH. Miftah Faqih
  6. H. Umar Syah H.S.
  7. H. Nuruzzaman, S.Ag., M.Si.
  8. Prof. Dr. Muh. Mukri
  9. Hj. Alissa Qotrunnada
  10. Dr. KH. Fahrurrozi

Sekretaris

  • Dr. H. Amin Said Husni, M.Ag.

Wakil Sekretaris

  1. H. Nur Hidayat
  2. H. Faisal Saimima
  3. H. Sulaiman Tanjung
  4. H. A. Syarif Munawi, M.E., M.Sc.
  5. H. Lukman Hakim
  6. Dr. Najib Azca
  7. Andi Sahibuddin, S.Ag., M.H.
  8. Dr. Sidrotun Naim, M.Sc.
  9. H. M. Silahuddin
  10. H. Amir Makruf

Beberapa Seksi Penting dalam Organizing Committee

Seksi Kesekretariatan

  • Koordinator: H. Nur Hidayat

Seksi Acara dan Protokoler

  • Koordinator: Mohamad Syafi Alielha

Seksi Persidangan

  • Koordinator: Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag.

Seksi Akomodasi dan Konsumsi

  • Koordinator: Hj. Yayah Ruchyati

Seksi Transportasi

  • Koordinator: H. Mujiburrohman, S.S., M.Pd.

Seksi Dokumentasi dan Publikasi

  • Koordinator: Hari Usmayadi, M.Kom.

Seksi Keamanan

  • Koordinator: Dr. Addin Jauharudin

Seksi Kesehatan

  • Koordinator: Dr. dr. H. Zulfikar As’ad, MARS

#OnBerita #PBNU #MuktamarNU #NU2026 #MunasNU #KonbesNU #NahdlatulUlama #GusYahya #NUOnline #Pesantren #BeritaNU

Penulis : Rizky Saptanugraha

Editor : Ali Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *