Latest News

Ngaji Sarengan Hadirkan Program Ngaji Private Online untuk Anak dan Dewasa

Di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari, kebutuhan untuk mempelajari Al-Qur'an dan ilmu agama tetap menjadi prioritas bagi banyak keluarga Muslim. Menjawab kebutuhan tersebut, Ngaji Sarengan menghadirkan program Ngaji Private Online yang dapat diikuti oleh anak-anak maupun orang dewasa dari mana saja.

Program ini dirancang secara khusus dengan sistem pembelajaran privat, yaitu satu murid dan satu guru, sehingga proses belajar menjadi lebih fokus, nyaman, dan efektif. Kegiatan belajar dilakukan secara daring melalui platform Zoom atau Google Meet dengan didampingi guru yang berpengalaman di bidangnya.

Materi yang diajarkan cukup lengkap, mulai dari membaca Al-Qur'an dan Iqro, Tilawati, Qira'ati, hingga program menghafal Al-Qur'an. Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pembelajaran mengenai Sirah Nabawiyah, doa-doa harian, serta pemahaman dasar akidah, akhlak, dan fiqih yang penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca Al-Qur'an, program ini juga bertujuan membentuk karakter Islami serta meningkatkan kecintaan peserta terhadap ajaran agama. Dengan metode pembelajaran yang fleksibel, peserta dapat menyesuaikan jadwal belajar sesuai kebutuhan tanpa harus meninggalkan aktivitas utama mereka.

Untuk biaya pendaftaran, Ngaji Sarengan menawarkan paket yang terjangkau. Program anak tersedia mulai dari Rp175.000 untuk 4 kali pertemuan, Rp325.000 untuk 8 kali pertemuan, dan Rp450.000 untuk 12 kali pertemuan. Sementara program dewasa tersedia mulai dari Rp200.000 untuk 4 kali pertemuan, Rp350.000 untuk 8 kali pertemuan, dan Rp480.000 untuk 12 kali pertemuan. Setiap pertemuan berlangsung selama 45 menit.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas pendidikan, peserta akan dibimbing oleh guru-guru berpengalaman dan berkesempatan memperoleh sertifikat sebagai bukti keikutsertaan program. Dengan berbagai keunggulan tersebut, Ngaji Sarengan menjadi pilihan tepat bagi siapa saja yang ingin belajar Al-Qur'an dan ilmu agama secara mudah, nyaman, dan berkualitas dari rumah.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut atau mendaftarkan diri, dapat menghubungi WhatsApp 087769375840, mengikuti Instagram @ngajisarengan atau mengunjungi website: www.ngajisarengan.com

"Belajar Al-Qur'an lebih mudah, lebih dekat, dan lebih bermakna bersama Ngaji Sarengan."

Features and Events

1 min read

Poros Muda NU Soroti Tunggakan Iuran BPJS Ketenagakerjaan, Minta Evaluasi Direksi

Poros Muda NU Soroti Tunggakan Iuran BPJS Ketenagakerjaan, Minta Evaluasi Direksi

6 mins read

Menyambut Hari Anak Nasional 23 Juli 2026, Begini Cara Orang Tua Membangun Generasi Berkualitas

Menyambut Hari Anak Nasional 23 Juli 2026, Begini Cara Orang Tua Membangun Generasi Berkualitas

3 mins read

ETLE Makin Ketat, Pengendara yang Tutup Pelat Nomor Terancam Denda Rp500 Ribu Hingga Pidana

ETLE Makin Ketat, Pengendara yang Tutup Pelat Nomor Terancam Denda Rp500 Ribu Hingga Pidana

5 mins read

Buntut Ucapan Hotman Paris “Lu Punya Otak Nggak?”, Dewan Pers hingga Organisasi Media Tempuh Jalur Hukum

Buntut Ucapan Hotman Paris “Lu Punya Otak Nggak?”, Dewan Pers hingga Organisasi Media Tempuh Jalur Hukum

3 mins read

PBNU Libatkan Pengasuh Pesantren Susun Modul Pendidikan Kesehatan Reproduksi Santri

PBNU Libatkan Pengasuh Pesantren Susun Modul Pendidikan Kesehatan Reproduksi Santri

1 min read

Kondisi Terkini Pencarian Hari Ketiga Kapal Tenggelam di Selayar, Area Diperluas hingga 120 Mil

ONBERITA, Jakarta– Operasi pencarian korban KLM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, memasuki hari ketiga, Jumat (17/7/2026). Tim SAR gabungan memperluas area pencarian hingga 120 mil laut untuk mencari korban yang masih belum ditemukan. Hingga hari ketiga, Basarnas Makassar menyatakan 24 korban masih dalam pencarian. Operasi SAR […]

2 mins read

Gus Yahya Ungkap Ketatnya Standar Keulamaan pada Awal Pendirian NU

ONBERITA, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), mengungkapkan bahwa para pendiri Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan standar keulamaan yang sangat ketat pada masa awal berdirinya organisasi. Menurutnya, syarat tersebut diterapkan untuk menjaga kualitas kepemimpinan keagamaan sekaligus memastikan otoritas keilmuan para ulama yang menjadi penggerak organisasi. Gus Yahya […]