Pasca Lengsernya Rektor UINSA, Aspirasi Mahasiswa Sepenuhnya Terjawab?
1 min read

Pasca Lengsernya Rektor UINSA, Aspirasi Mahasiswa Sepenuhnya Terjawab?

On Berita – Surabaya – Pergantian kepemimpinan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Jawa Timur, belum sepenuhnya mengakhiri polemik di lingkungan Kampus.

Seluruh Mahasiswa menunggu jawaban dan langkah kontkret para guru buru besar dan Civitas akademika yang sempat mewakili suara Mahasiswa di Senayan dalam menurunkan atau menggagalkan Muzakki Sebagai Rektor.

Tuntutan Mahasiswa tidak hanya menolak Muzakki, tapi juga menuntut segera ditetapkannya rektor definitif dan beberapa aspirasi seperti tuntutan perbaikan tata kelola kampus, pemenuhan hak mahasiswa baru, evaluasi Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga kebijakan pembatasan jam malam.

“Saya harap, proses penjaringan dan penetapan Rektor Definitif baru segera terealisasi. Jangan ada yang mengabaikan aspirasi Mahasiswa” Ujar Mahasiswa saat ditemui di halaman kampus.

Diketahui, sejak 28 September 2026 telah tersusun jadwal dan panitia penjaringan bakal calon rektor UIN Sunan Ampel Surabaya masa jabatan 2026 – 2030.

“Saya harap, kemenag RI dan panitia penjaringan benar-benar bekerja serius, cepat, dan mampu mengakomodir aspirasi mahasiswa UINSA selama beberapa minggu belakang ini” tutup salah satu Aktivis dilingkungan kampus.

Menurut penelusuran awak media, ketua penjaringan bakal calon rektor sedang tidak ada di lingkungan kampus. Menurut beberapa sumber dilapangan, Ketua dan Sekretaris Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor sedang berkegiatan di Luar Negeri.

Hal ini tentu, menimbulkan perdebatan ditengah Mahasiswa karena aspirasi mereka belum sepenuhnya terjawab.

Namun, hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari plt Rektor UINSA dan Ketua Panitia. Serta membutuhkan verifikasi tambahan dari sumber lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *