Jelang HUT RI, Menko Polkam Minta Masyarakat Waspadai Konten Provokatif
2 mins read

Jelang HUT RI, Menko Polkam Minta Masyarakat Waspadai Konten Provokatif

On Berita – Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi maupun konten provokatif yang dapat memicu kekhawatiran dan kepanikan terkait kondisi keamanan nasional.

Imbauan tersebut disampaikan Djamari dalam konferensi pers bersama Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Djamari menilai penyebaran konten yang tidak dapat dipertanggungjawabkan berpotensi mengganggu ketenangan masyarakat.

Karena itu, ia meminta seluruh pihak lebih berhati-hati dalam menyampaikan maupun menyebarluaskan informasi, terutama yang berkaitan dengan situasi keamanan.

“Kami berharap semuanya, mari kita jangan memasukkan konten-konten tertentu yang menyebabkan kekhawatiran masyarakat,” kata Djamari.

Menurutnya, informasi yang menimbulkan kekhawatiran hingga berkembang menjadi rasa takut tidak memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Sebaliknya, kondisi tersebut dapat mengganggu suasana sosial dan stabilitas nasional.

“Kekhawatiran yang menjadikan rasa ketakutan, rasanya tidak layak,” ujarnya.

Djamari kemudian mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi nasional agar tetap aman dan kondusif.

Ia meminta penyebaran informasi yang bersifat provokatif dihentikan karena dampaknya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Saya mengajak semuanya hentikan tindakan-tindakan yang semacam itu yang sangat merugikan kehidupan bangsa ke depan, sangat mengganggu kehidupan masyarakat. Mari kita jaga,” katanya.

Minta Pers Bantu Sampaikan Informasi yang Akurat

Dalam kesempatan tersebut, Djamari juga secara khusus meminta insan pers ikut berperan dalam menyampaikan informasi mengenai kondisi keamanan nasional kepada masyarakat.

Menurutnya, media memiliki posisi penting dalam membangun pemahaman publik karena informasi yang disampaikan oleh media dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap suatu situasi.

Djamari menilai pemerintah dan aparat tidak dapat menjaga stabilitas informasi secara sendirian.

Karena itu, diperlukan keterlibatan media dan seluruh elemen masyarakat untuk memastikan informasi yang beredar tidak justru memperkeruh keadaan.

“Saya sangat yakin bahwa kehadiran para pewarta ini, sangat-sangat menentukan. Tolong sampaikan ini kepada masyarakat karena pada saat ini tidak bisa kita jaga sendirian,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, khususnya informasi mengenai keamanan nasional.

Verifikasi informasi sebelum menyebarkannya dinilai penting agar masyarakat tidak ikut memperbesar kepanikan akibat kabar yang belum jelas kebenarannya.

Imbauan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional.

Pemerintah mengajak masyarakat, media, serta seluruh pemangku kepentingan untuk berperan dalam menciptakan ruang informasi yang kondusif dan tidak mudah dipengaruhi oleh konten provokatif.

#OnBerita #MenkoPolkam #DjamariChaniago #KeamananNasional #KontenProvokatif #Hoaks #InformasiPublik #HUTRI #KeamananIndonesia #Media #BeritaNasional

Penulis : Rizky Saptanugraha

Editor : Ali Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *