Unissula Beri Beasiswa Kuliah Gratis untuk 1.300 Penghafal Al-Qur’an
On Berita – Jakarta – Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang memberikan kesempatan pendidikan tinggi tanpa biaya hingga lulus bagi para penghafal Al-Qur’an.
Program beasiswa tersebut saat ini telah diikuti sekitar 1.300 hafidz dan hafidzah yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Wakil Rektor I Unissula, Mochamad Abdul Basir, mengatakan keberadaan mahasiswa penghafal Al-Qur’an memberikan nilai tambah bagi lingkungan akademik kampus.
Menurutnya, kehadiran para hafidz dan hafidzah turut mendukung upaya perguruan tinggi dalam membentuk generasi yang memiliki karakter Islami.
“Melalui program beasiswa kuliah gratis kepada para penghafal Al-Qur’an, Unissula memperoleh nilai lebih, terutama dalam upaya mendapatkan dukungan mewujudkan generasi berkarakter Islami,” kata Abdul Basir saat memberikan sambutan dalam acara Khataman Akbar dan Silaturahmi Ahlul Qur’an se-Jawa Tengah yang digelar Pimpinan Wilayah (PW) Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) di Kampus Unissula, Sabtu (12/09/2026).
Ia menilai kemampuan mahasiswa dalam menghafal Al-Qur’an juga sejalan dengan visi Unissula dalam membangun peradaban Islami.
Karena itu, kerja sama dengan JQHNU Jawa Tengah dinilai perlu terus diperkuat, termasuk dalam menjaring calon mahasiswa dari kalangan penghafal Al-Qur’an.
“Selain itu hadirnya mahasiswa yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an juga akan memperkuat kampus dalam upaya membangun peradaban Islami,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Basir turut menyampaikan apresiasi kepada JQHNU Jawa Tengah yang telah memilih Unissula sebagai tempat berkumpulnya ribuan ahlul Qur’an.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 5.000 ahlul Qur’an yang bersama-sama memanjatkan doa agar pelaksanaan MTQ Nasional XXXI di Semarang dapat berjalan lancar.
Menurut Abdul Basir, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi antara Unissula dan JQHNU Jawa Tengah.
Salah satu bentuk kerja sama yang ingin diperkuat adalah penerimaan mahasiswa dari kalangan penghafal Al-Qur’an pada berbagai program studi yang tersedia.
“Yang perlu kita tingkatkan adalah kerja sama, terutama dalam rekrutmen mahasiswa dari kalangan penghafal Al-Qur’an untuk semua program studi yang ada,” katanya.
Abdul Basir menyebutkan, sekitar 1.300 hafidz dan hafidzah yang saat ini menjalani pendidikan di berbagai program studi Unissula menunjukkan capaian akademik yang baik.
Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan kampus untuk terus memberikan ruang pendidikan bagi para penghafal Al-Qur’an.
Ketua PW JQHNU Jawa Tengah, Prof KH Ali Imron Al Hafidz, turut mengapresiasi kebijakan Unissula yang memberikan beasiswa kuliah gratis sampai mahasiswa menyelesaikan pendidikannya.
Menurut Ali Imron, program tersebut memberikan kesempatan kepada para hafidz dan hafidzah untuk mengembangkan kapasitas akademik tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Qur’an yang telah mereka pelajari dan hafalkan.
“Kami optimis para penghafal Al-Qur’an saat menjalani studi di bangku kuliah akan menjadi mahasiswa yang baik. Akhlak dan adab Qur’ani akan terjaga dengan baik, meski kuliahnya tidak di jurusan atau program studi Agama Islam,” jelasnya.
Ia berharap kebijakan Unissula dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain untuk memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi para penghafal Al-Qur’an. Menurutnya, dukungan pendidikan tinggi penting agar kemampuan menghafal Al-Qur’an dapat berjalan beriringan dengan pengembangan keilmuan dan kompetensi profesional.
Sebagai organisasi NU yang memiliki perhatian terhadap pembinaan ahlul Qur’an, JQHNU Jawa Tengah juga menyatakan kesiapannya menjadi penghubung antara perguruan tinggi dengan para penghafal Al-Qur’an.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan hafidz dan hafidzah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
“Kebijakan Unissula mengalokasikan beasiswa kepada para hafidz dan hafidzah hendaknya dapat ditiru perguruan tinggi lain. JQHNU siap menjembatani keinginan kedua pihak,” pungkasnya.
Program beasiswa tersebut sekaligus menunjukkan upaya Unissula mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pembinaan nilai-nilai keislaman.
Dengan adanya 1.300 hafidz dan hafidzah yang telah menempuh pendidikan, kampus berharap kerja sama dengan JQHNU dapat terus berkembang dan membuka akses yang lebih luas bagi calon mahasiswa penghafal Al-Qur’an.
#OnBerita #Unissula #BeasiswaKuliah #BeasiswaGratis #HafidzAlQuran #Hafidzah #PenghafalAlQuran #PendidikanIslam #KampusIslam #JQHNU #Semarang #PendidikanIndonesia
Penulis : Rizky Saptanugraha
Editor : Ali Ramadhan
