LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Jadi Penggerak Baru Ekonomi Jakarta
ONBERITA, Jakarta — Layanan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai menjadi bagian penting dalam pengembangan transportasi publik Ibu Kota. Kehadiran jalur ini tidak hanya ditujukan untuk memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga diharapkan memberikan dampak terhadap perkembangan kawasan dan aktivitas ekonomi di sepanjang lintasan.Lintasan Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun.
Proyek tersebut dibangun dengan nilai investasi sekitar Rp12,1 triliun dan menjadi perluasan layanan LRT Jakarta dari kawasan Kelapa Gading hingga Manggarai.
Pengoperasian jalur tersebut memperkuat konektivitas antara sejumlah wilayah Jakarta, khususnya Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Stasiun Manggarai juga diposisikan sebagai salah satu simpul integrasi transportasi karena terhubung dengan layanan KRL Commuter Line, Transjakarta, serta kereta api bandara.
Target Angkut Hingga 80 Ribu Penumpang per Hari
Perluasan rute LRT Jakarta diproyeksikan meningkatkan jumlah masyarakat yang menggunakan transportasi publik.Pada tahap awal, jumlah pengguna LRT Kelapa Gading-Manggarai diperkirakan berada di kisaran 60 ribu penumpang per hari, kemudian dapat meningkat hingga sekitar 80 ribu penumpang per hari dalam kondisi normal.
LRT Jakarta juga direncanakan beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB setiap hari. Jam layanan tersebut disiapkan agar masyarakat memiliki pilihan transportasi publik sejak pagi hingga malam hari.
Dengan semakin terhubungnya LRT dengan moda transportasi lainnya, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah melakukan perjalanan tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.
Manggarai Berpotensi Jadi Pusat Pertumbuhan Baru
Selain aspek transportasi, keberadaan LRT Kelapa Gading-Manggarai juga dikaitkan dengan potensi pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD).
Pemprov DKI Jakarta melihat kawasan Manggarai memiliki peluang berkembang sebagai pusat aktivitas baru karena menjadi titik pertemuan sejumlah moda transportasi. Integrasi tersebut dinilai dapat meningkatkan mobilitas sekaligus menarik aktivitas ekonomi ke sekitar kawasan stasiun.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya menyebut kawasan Manggarai berpotensi berkembang dengan hadirnya berbagai pengembangan TOD. Menurutnya, kemudahan akses transportasi dapat meningkatkan daya tarik kawasan bagi masyarakat maupun pelaku usaha.
Dorong Aktivitas Ekonomi di Sekitar Stasiun
Pengoperasian LRT juga membuka peluang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi di kawasan yang terhubung langsung dengan stasiun.Mobilitas penumpang yang semakin tinggi dapat menciptakan kebutuhan terhadap berbagai layanan, mulai dari perdagangan, kuliner, jasa, hingga kegiatan ekonomi lainnya di sekitar simpul transportasi.
Konsep TOD memungkinkan pengembangan kawasan yang menggabungkan transportasi publik dengan aktivitas permukiman, perdagangan, perkantoran, dan fasilitas publik. Dengan demikian, stasiun tidak hanya menjadi tempat naik dan turun penumpang, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pusat kegiatan masyarakat.
#LRTJakarta #LRTKelapaGadingManggarai #LRTManggarai #KelapaGading #Manggarai #TransportasiJakarta #onberita
Penulis: Woko Baruno
Editor: Ali Ramadhan
