6 Gunung Api Berstatus Siaga, Warga Diminta Waspadai Erupsi
On Berita – Jakarta – Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda masih berstatus Level III atau Siaga setelah kembali mengalami erupsi pada Minggu (06/09/2026) malam.
Gunung api tersebut menjadi salah satu dari enam gunung api di Indonesia yang saat ini berada dalam status Siaga.
Erupsi Gunung Anak Krakatau tercatat terjadi pada Minggu (06/09/2026) pukul 20.23 WIB.
Aktivitas vulkanik tersebut turut menyebabkan abu vulkanik terpantau menyebar ke sejumlah wilayah di Pulau Jawa hingga Sumatera.
Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Lana Saria, mengatakan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terpantau menuju lima provinsi, yakni Banten, sebagian Jawa Barat, DKI Jakarta, Lampung, dan Bengkulu.
“Dan berdasarkan gabungan informasi erupsi dan VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation) dari PVMBG melalui Magma Indonesia, informasi VAAC (Volcanic Ash Advisory Centre) Darwin serta analisa citra satelit Himawari-9 oleh BMKG, bahwa abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terpantau menyebar di atmosfer ke arah Banten, sebagian Jawa Barat, dan juga DKI Jakarta, serta Lampung dan Bengkulu,” ujar Lana dalam konferensi pers secara daring, Minggu (06/09/2026).
Selain Anak Krakatau, terdapat lima gunung api lainnya yang tercatat berada pada Level III atau Siaga. Keenam gunung tersebut tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.
1. Gunung Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau berada di kawasan Selat Sunda, tepatnya di wilayah Lampung Selatan. Status gunung api tersebut berada pada Level III atau Siaga sejak 2 Juli 2026.
Aktivitas erupsi masih terjadi hingga Senin (7/9/2026). Dalam pemantauan terakhir, aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau antara lain ditandai dengan empat kali gempa hembusan.
2. Gunung Sinabung
Gunung Sinabung di Sumatera Utara juga berstatus Level III atau Siaga. Status tersebut ditetapkan setelah PVMBG menaikkannya dari Level II atau Waspada pada 31 Agustus 2026.
Berdasarkan pengamatan pada Jumat (04/09/2026) pukul 12.00-18.00 WIB, secara visual terlihat asap kawah utama berwarna putih tebal dengan ketinggian sekitar 300-500 meter dari atas puncak.
3. Gunung Semeru
Gunung Semeru di Jawa Timur telah berada pada Level III atau Siaga sejak Januari 2026. Aktivitas erupsi masih terpantau pada Senin (07/09/2026).
Petugas PVMBG Rian Sigit Alfian melaporkan kolom erupsi tidak teramati secara visual. Namun, aktivitas letusan tetap terekam melalui seismograf.
“Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Senin, 07 September 2026, pukul 04:50 WIB,” demikian laporan aktivitas Gunung Semeru pada Senin (07/09/2026).
4. Gunung Lewotobi Laki-laki
Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT) berstatus Level III atau Siaga sejak 12 Mei 2026. Sebelumnya, gunung api tersebut berada pada Level II atau Waspada.
Pada 4 Agustus 2026, gunung tersebut tercatat mengalami dua kali erupsi. Salah satu letusan menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 800 meter. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah barat serta barat laut.
5. Gunung Ili Lewotolok
Gunung Ili Lewotolok yang berada di NTT telah berstatus Level III sejak 2 Juli 2025. Aktivitas erupsi juga masih terjadi pada Minggu (06/09/2026) malam.
“Terjadi erupsi G. Ili Lewotolok pada hari Minggu, 06 September 2026, pukul 21:37 WITA tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 32 detik,” tulis keterangan Badan Geologi yang dikutip detikcom dari akun X resminya, Minggu (06/09/2026).
6. Gunung Ibu
Gunung Ibu di Pulau Halmahera, Maluku Utara, melengkapi daftar gunung api yang berstatus Level III atau Siaga.
PVMBG sebelumnya menurunkan status Gunung Ibu dari Level IV atau Awas menjadi Level III pada 28 Januari 2025.
Gunung Ibu juga dilaporkan mengalami erupsi pada Minggu (06/09/2026) malam. Tinggi letusan yang teramati mencapai sekitar 500 meter di atas puncak.
Dengan masih tingginya aktivitas sejumlah gunung api tersebut, masyarakat di sekitar kawasan rawan bencana perlu mengikuti informasi resmi dari Badan Geologi dan PVMBG.
Warga juga diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait aktivitas vulkanik maupun potensi bencana susulan.
#OnBerita #GunungApi #GunungAnakKrakatau #AnakKrakatau #GunungBerstatusSiaga #ErupsiGunung #PVMBG #BadanGeologi #InfoGunungApi #BencanaAlam #Indonesia
Penulis : Rizky Saptanugraha
Editor : Ali Ramadhan
