Dapat Penugasan Pemerintah, Antam Kembangkan Ekosistem Baterai EV Terintegrasi
3 mins read

Dapat Penugasan Pemerintah, Antam Kembangkan Ekosistem Baterai EV Terintegrasi

On Berita – Jakarta – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) resmi memperoleh persetujuan pemegang saham untuk menjalankan penugasan khusus dari pemerintah dalam rangka mempercepat hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.

Keputusan strategis tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat industrialisasi sektor mineral dalam negeri sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas tambang nasional.

Melalui penugasan tersebut, Antam akan mengambil peran penting dalam pembangunan rantai pasok industri baterai kendaraan listrik yang terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir.

Pengembangan ekosistem tersebut mencakup berbagai tahapan industri, mulai dari kegiatan pertambangan nikel, pembangunan fasilitas pengolahan seperti rotary kiln electric furnace (RKEF), rotary kiln smelting blast furnace (RKSBF), high pressure acid leach (HPAL), refinery, produksi prekursor dan katoda, pembuatan sel baterai, hingga pengembangan fasilitas daur ulang baterai atau battery recycling.

Direktur Utama Antam, Untung Budiharto, mengatakan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat hilirisasi mineral nasional dan mendukung agenda pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah.

“Melalui berbagai proyek strategis yang terintegrasi, Antam tidak hanya meningkatkan nilai tambah, tetapi juga mendukung penguatan kemandirian industri nasional serta posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global,” ujar Untung dalam keterangan resmi perusahaan.

Menurutnya, pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik yang terintegrasi akan memberikan manfaat berkelanjutan bagi perusahaan maupun perekonomian nasional.

Selain menciptakan nilai tambah dari sumber daya mineral, proyek tersebut juga diharapkan dapat memperluas sumber pendapatan perusahaan dan meningkatkan ketahanan bisnis dalam jangka panjang.

Dalam pelaksanaannya, Antam akan bekerja sama dengan PT Industri Baterai Indonesia (IBI) dan HYD Investment Limited.

Konsorsium HYD Investment terdiri dari Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd., EVE Energy Co., Ltd., serta PT Daaz Bara Lestari Tbk yang akan menjadi mitra strategis dalam pengembangan industri baterai kendaraan listrik nasional.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mempercepat pembangunan rantai pasok industri baterai yang kompetitif serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri kendaraan listrik dunia.

Di sisi lain, upaya hilirisasi yang dijalankan Antam turut didukung oleh kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun 2025.

Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp84,64 triliun atau meningkat 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara laba bersih tercatat mencapai Rp7,92 triliun, tumbuh 106 persen dibandingkan tahun 2024.

Capaian tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan dan menunjukkan ketahanan bisnis Antam di tengah dinamika pasar global serta fluktuasi harga komoditas.

“Di tengah dinamika pasar global dan tantangan industri, Antam berhasil mencatatkan kinerja operasional dan keuangan terbaik sepanjang sejarah perseroan. Capaian tersebut mencerminkan kuatnya fundamental bisnis, efektivitas strategi yang dijalankan secara disiplin, serta komitmen seluruh insan Antam dalam mengoptimalkan potensi sumber daya mineral nasional untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Untung.

Dengan dukungan pemerintah, pemegang saham, dan mitra strategis, Antam optimistis dapat berkontribusi lebih besar dalam pengembangan industri baterai kendaraan listrik nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok energi masa depan yang semakin kompetitif di tingkat global.

#OnBerita #Antam #HilirisasiNikel #BateraiKendaraanListrik #IndustriEV #NikelIndonesia #KendaraanListrik #EnergiMasaDepan #IndustriNasional #EkosistemBaterai #MineralIndonesia #InvestasiIndustri #EVIndonesia #Pertambangan #EkonomiIndonesia #TransisiEnergi

Penulis : Rizky Saptanugraha

Editor : Ali Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *