Penularan Hantavirus dari Tikus ke Manusia, Ini Cara Utama yang Sering Terjadi di Rumah
ON BERITA — Jakarta — Hantavirus merupakan penyakit yang ditularkan dari hewan pengerat, terutama tikus, ke manusia. Meski tergolong jarang, infeksi ini dapat berbahaya karena berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan serius jika tidak ditangani dengan cepat.
Penularan virus ini kerap terjadi tanpa disadari, terutama di lingkungan rumah yang kurang terjaga kebersihannya.
Sumber Utama Penularan
Hantavirus berasal dari tikus liar yang terinfeksi. Virus ini dapat ditemukan dalam:
- Urine tikus
- Kotoran tikus
- Air liur tikus
Tanpa kontak langsung pun, manusia tetap bisa terpapar virus ini.
Cara Penularan yang Paling Sering Terjadi
Penularan hantavirus paling umum terjadi melalui udara yang terkontaminasi. Berikut penjelasannya:
1. Menghirup Debu Terkontaminasi
Ketika kotoran atau urine tikus mengering, partikel virus bisa bercampur dengan debu.
Saat seseorang menyapu atau membersihkan area tersebut, debu bisa terhirup dan masuk ke tubuh.
2. Kontak dengan Permukaan Terkontaminasi
Menyentuh benda yang terkena urine atau kotoran tikus, lalu menyentuh wajah (mulut, hidung, mata), dapat menyebabkan infeksi.
3. Gigitan Tikus (Lebih Jarang)
Meskipun jarang, gigitan tikus juga bisa menjadi jalur penularan hantavirus.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Gejala awal sering kali menyerupai flu, seperti:
- Demam
- Nyeri otot
- Sakit kepala
- Kelelahan
Dalam kondisi berat, dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan serius.
Cara Mencegah Penularan
Untuk mengurangi risiko tertular hantavirus, lakukan langkah berikut:
- Hindari kontak langsung dengan tikus
- Gunakan masker saat membersihkan area berdebu
- Jangan menyapu kering kotoran tikus (gunakan disinfektan)
- Cuci tangan setelah beraktivitasTutup akses masuk tikus ke dalam rumah
#Hantavirus #Kesehatan #VirusTikus #PenyakitMenular #Edukasi
Penulis: Woko Baruno
Editor : Ali Ramadhan
