Gus Yahya Tegaskan Kekuatan NU Ada pada Tradisi dan Pelayanan Jamaah
2 mins read

Gus Yahya Tegaskan Kekuatan NU Ada pada Tradisi dan Pelayanan Jamaah

On Berita – Jakarta – Jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama melakukan safari organisasi ke kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Garut yang berlokasi di Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, pada Jumat (1/5/2026).

Kunjungan ini bertujuan memastikan roda organisasi berjalan optimal sekaligus memperkuat peran NU di tingkat daerah.

Kehadiran rombongan PBNU disambut oleh jajaran pengurus PCNU, lembaga, serta badan otonom.

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya hadir didampingi Wakil Ketua Umum Amin Said Husni serta Ketua PBNU Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) Masyhuri Malik.

Dalam kunjungan tersebut, PBNU menyoroti tiga aspek utama, yakni kesiapan implementasi konsep DIGDAYA, penguatan gerakan organisasi, serta peningkatan pelayanan kepada jamaah.

Ketiga poin ini dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga eksistensi NU di tengah dinamika zaman.

Gus Yahya menegaskan bahwa kekuatan NU ke depan tidak semata-mata bergantung pada struktur formal organisasi.

Menurutnya, kekuatan utama justru terletak pada basis jamaah yang hidup melalui tradisi dan pelayanan nyata di tengah masyarakat.

“Konsep DIGDAYA NU ditekankan sebagai orientasi besar, yakni membangun jam’iyyah yang mandiri, berpengaruh, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa tercerabut dari akar nilai Ahlussunnah wal Jama’ah,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga forum-forum keagamaan yang telah menjadi bagian dari tradisi warga Nahdliyin, seperti lailatul ijtima dan yaumul ijtima.

Forum tersebut dinilai bukan hanya sebagai ruang ibadah, tetapi juga sarana konsolidasi sosial dan budaya.

“Saya kira, kekuatan NU justru terletak pada kesinambungan tradisi yang hidup di tengah masyarakat. Salah satunya dapat terlihat dari sejauh mana lailatul ijitima maupun yaumul ijtima dapat terlaksana secara simultan,” tambah Gus Yahya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Umum PBNU KH Amin Said Husni menegaskan bahwa NU sebagai organisasi besar memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Ia mendorong PCNU Garut agar memprioritaskan pelayanan di berbagai sektor strategis.

“Dalam hal ini, PCNU Garut hari ini dan ke depannya harus sudah memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat dalam berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan bidang sosial yang lainnya,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman, termasuk dalam membangun jejaring organisasi berbasis platform DIGDAYA.

“Hari ini sebagai hasil capaian luar biasa dari PBNU yang mesti jadi prioritas PCNU adalah bersama-sama dalam membangun jejaring organisasi melalui platform DIGDAYA,” tandasnya.

Sebelum mengunjungi PCNU Garut, rombongan PBNU terlebih dahulu singgah di Pondok Pesantren Nurul Huda, Cisurupan, yang diasuh oleh Muhammad Nuh Addawami.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Barat Juhadi Muhamad.

Safari organisasi ini menjadi bagian dari upaya PBNU dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus memastikan pelayanan kepada jamaah terus berjalan secara optimal di berbagai daerah.

#OnBerita #GusYahya #PBNU #NahdlatulUlama #NU #Garut #DIGDAYA #PelayananUmat #BeritaNasional

Penulis : Rizky Saptanugraha

Editor : Ali Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *