Ini Doa Awal Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah: Arab, Latin, dan Artinya
1 min read

Ini Doa Awal Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah: Arab, Latin, dan Artinya

ONBERITA — Jakarta —Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum bagi umat Muslim untuk melakukan refleksi diri, memperbanyak ibadah, serta memanjatkan doa agar diberikan keberkahan dan kebaikan di tahun yang baru.

Meski tidak terdapat doa khusus yang diwajibkan dalam syariat untuk menyambut Tahun Baru Islam, banyak ulama menganjurkan umat Islam memperbanyak doa dan memohon perlindungan kepada Allah SWT agar diberikan keselamatan, kesehatan, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan.

Doa Awal Tahun Hijriah

Berikut salah satu doa yang umum dibaca saat memasuki tahun baru Hijriah:

Tulisan Arab

اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَجُودِكَ الْمُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ، نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ، وَالِاشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

Latin

Allahumma antal abadiyyul qadiimul awwalu, wa ‘ala fadhlikal ‘azhimi wa juudikal mu’awwalu, wa hadza ‘aamun jadiidun qad aqbala, nas’alukal ‘ishmata fiihi minasy syaithaani wa auliyaa’ihi, wal ‘auna ‘ala hadzihin nafsil ammaarati bis suu’, wal isytighaala bimaa yuqarribunii ilaika yaa dzal jalaali wal ikraam.

Artinya

“Ya Allah, Engkau adalah Dzat Yang Maha Abadi, Maha Dahulu dan Maha Awal. Dengan karunia-Mu yang agung dan kemurahan-Mu kami berharap. Ini adalah tahun baru yang telah datang.

Kami memohon kepada-Mu perlindungan dari godaan setan dan para pengikutnya, pertolongan untuk mengendalikan hawa nafsu yang mengajak kepada keburukan, serta kemampuan untuk menyibukkan diri dengan amalan yang mendekatkan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Mulia.”

#TahunBaruIslam #1Muharram1448H #Muharram #DoaAwalTahun #Hijriah #Islam #DoaMuharram #TahunBaruHijriah #ONBERITA #MuslimIndonesia

Penulis: Woko Baruno

Editor: Ali Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *