Delegasi PBNU Kunjungi Putrajaya, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Syariah Global
ON BERITA — Jakarta — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengirimkan delegasi ke Putrajaya, Malaysia pada 28–30 April 2026 dalam rangka memperkuat peran global organisasi memasuki abad kedua.Dalam kunjungan tersebut, delegasi PBNU bertemu dengan Menteri Urusan Agama Malaysia, Zulkifli bin Hasan, serta didampingi pimpinan Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM).
Pertemuan juga melibatkan sejumlah lembaga strategis seperti Yayasan Pembangunan Ekonomi Islam Malaysia (YAPEIM), Institut Kefahaman Islam Malaysia (IKIM), dan Yayasan Wakaf Malaysia.
Dorong Peran Global NU
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya PBNU memperluas jejaring internasional, khususnya dalam penguatan ekonomi syariah di tingkat global.
Delegasi PBNU memanfaatkan momentum tersebut untuk menjajaki kerja sama dengan pemerintah dan pelaku usaha Malaysia.
Perkenalkan Inisiatif Strategis
Dalam rangkaian agenda, PBNU memperkenalkan dua inisiatif utama:
- Syariah Global Services (SGS)
- Nahdlatul Ulama Harvest Maslaha (NHM)
Kedua program ini sebelumnya telah diluncurkan di Jakarta pada 13 Januari 2026 sebagai langkah strategis menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia.
Komitmen Bangun Ekosistem
Ketua PBNU Ahmad Suaedy menegaskan komitmen organisasi dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang terintegrasi.
Ekosistem tersebut mencakup:
- Industri halal
- Investasi syariah
- Pemberdayaan sosial
PBNU berharap kolaborasi lintas negara ini dapat memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi syariah global serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat.
#ONBerita #PBNU #EkonomiSyariah #Malaysia #NU #Global
Penulis : Woko Baruno
Editor : Ali Ramadhan
