Mudah, Begini Cara Cek Wilayah yang Terpapar Abu Vulkanik Cuma Dengan HP
3 mins read

Mudah, Begini Cara Cek Wilayah yang Terpapar Abu Vulkanik Cuma Dengan HP

On Berita – Jakarta – Erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung sejak Jumat (04/09/2026) menyebabkan abu vulkanik terpantau menyebar ke sejumlah wilayah.

Material vulkanik tersebut dapat terbawa angin hingga mencapai wilayah yang cukup jauh dari lokasi gunung api.

Pada Senin (07/09/2026), sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terpantau menuju sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, Lampung, dan Jawa Barat.

Kondisi tersebut membuat informasi mengenai arah pergerakan abu penting diketahui masyarakat.

Salah satu cara untuk memantau perkembangan sebaran abu vulkanik adalah melalui informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Informasi terkait kondisi atmosfer dan pergerakan abu vulkanik disampaikan melalui berbagai kanal resmi BMKG.

Berdasarkan informasi BMKG hingga pukul 07.00 WIB pada Senin (07/09/2026), debu vulkanik Gunung Anak Krakatau teridentifikasi berada di atmosfer.

Sebaran dari permukaan hingga ketinggian 15.000 kaki terpantau bergerak ke arah tenggara-barat laut.

Area yang masuk dalam pemantauan tersebut mencakup sebagian wilayah Banten, Jawa Barat, Lampung, dan Bengkulu.

Selain wilayah daratan, sebaran tersebut juga terpantau berada di kawasan Samudra Hindia di sebelah barat Bengkulu, Lampung, dan Banten serta perairan di sekitarnya.

Sementara itu, pada ketinggian permukaan hingga 50.000 kaki, abu vulkanik terpantau bergerak ke arah barat daya-barat.

Pergerakannya mengarah ke Samudra Hindia di sebelah barat-barat daya Bengkulu, Lampung, dan Banten serta menjauhi wilayah Indonesia.

Bisa Dipantau Lewat Situs

Selain memanfaatkan informasi dari lembaga pemerintah, masyarakat juga dapat menemukan layanan pemantauan sebaran abu vulkanik yang dibuat oleh pihak ketiga.

Salah satunya adalah situs abu.cikoytew.my.id yang dibuat oleh warganet bernama Tri Purnomo Aji.

Situs tersebut menyediakan informasi mengenai sejumlah gunung api yang sedang berstatus Siaga sekaligus perkiraan arah pergerakan abu vulkanik.

Melalui akun Threads-nya, Aji menjelaskan bahwa situs tersebut dibuat agar masyarakat dapat mengetahui potensi sebaran abu berdasarkan lokasi tempat tinggal.

“Gue bikin web gratis buat cek abu vulkanik dari gunung yang lagi siaga di Indonesia. Tinggal buka, gak perlu install apa-apa. Yang bisa lu cek: gunung mana aja yang statusnya siaga sekarang, abunya lagi ke arah mana, dan yang paling penting, kota tempat lu tinggal bakal kelewatan abu apa kaga, dari sekarang sampe 18 jam ke depan,” kata Aji dalam unggahannya di Threads.

Aji juga menyebut data yang digunakan dalam situs tersebut berasal dari lembaga resmi yang melakukan pemantauan abu vulkanik untuk kepentingan keselamatan penerbangan.

Menurutnya, data tersebut juga digunakan dalam menentukan rute penerbangan.

Meski demikian, masyarakat tetap disarankan menjadikan informasi dari BMKG, Badan Geologi, dan PVMBG sebagai rujukan utama, terutama untuk informasi yang berkaitan dengan keselamatan dan potensi dampak erupsi.

Cara Cek dari HP

Bagi masyarakat yang ingin memantau perkiraan sebaran abu vulkanik melalui situs tersebut, langkahnya cukup sederhana.

Pertama, buka browser melalui ponsel kemudian akses situs abu.cikoytew.my.id. Setelah halaman terbuka, pengguna dapat memilih gunung api yang ingin dipantau.

Selanjutnya, masukkan nama kota tempat tinggal atau menggunakan fitur lokasi yang tersedia.

Sistem kemudian akan memberikan informasi mengenai kemungkinan wilayah tersebut terdampak sebaran abu berdasarkan data yang digunakan situs.

Pengguna juga dapat melihat arah pergerakan abu serta perkiraan wilayah yang berpotensi dilintasi dalam periode pemantauan.

Namun, hasil pemantauan melalui situs pihak ketiga sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya dasar untuk mengambil keputusan keselamatan.

Arah dan sebaran abu vulkanik dapat berubah mengikuti kondisi angin dan atmosfer.

Karena itu, masyarakat yang berada di wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau diimbau terus memantau pembaruan dari lembaga resmi.

Informasi yang terverifikasi juga penting untuk mencegah kepanikan maupun penyebaran informasi yang keliru terkait aktivitas gunung api.

#OnBerita #GunungAnakKrakatau #AbuVulkanik #ErupsiAnakKrakatau #InfoBencana #BMKG #PVMBG #BadanGeologi #InfoGunungApi #BencanaAlam #Indonesia

Penulis : Rizky Saptanugraha

Editor : Ali Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *