Jangan Salah Pilih! Ini Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat Agar Aman dan Sesuai Syariat
4 mins read

Jangan Salah Pilih! Ini Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat Agar Aman dan Sesuai Syariat

On Berita – Jakarta – Hari Raya Idul Adha menjadi salah satu momentum penting bagi umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Selain identik dengan ibadah kurban, Idul Adha juga menghadirkan suasana kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menjelang hari raya, aktivitas jual beli hewan kurban seperti sapi, kambing, dan domba mulai ramai di berbagai daerah.

Di Indonesia, tradisi membeli hewan kurban bahkan sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat setiap tahunnya.

Banyak warga berburu hewan terbaik untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Namun, di tengah tingginya permintaan hewan kurban, masyarakat juga perlu lebih teliti sebelum membeli.

Pasalnya, memilih hewan kurban tidak hanya soal ukuran tubuh atau harga yang murah.

Kondisi kesehatan hewan juga menjadi faktor utama yang harus diperhatikan agar hewan layak dikurbankan serta aman dikonsumsi masyarakat.

Tidak sedikit masyarakat yang masih membeli hewan kurban hanya berdasarkan tampilan luar tanpa memahami tanda-tanda kesehatan ternak.

Padahal, hewan yang sakit atau tidak memenuhi syarat dapat berdampak pada kualitas daging hingga kesehatan penerima kurban.

Berikut lima cara penting untuk mengetahui kesehatan hewan kurban sebelum membeli:

  1. Perhatikan Kondisi Mata dan Hidung Hewan
Ilustrasi Kondisi Sapi untuk Kurban Idul Adha by Pinterest.

Salah satu tanda hewan sehat dapat dilihat dari kondisi mata dan hidungnya, hewan kurban yang sehat umumnya memiliki mata cerah, bersih, dan tidak berair secara berlebihan.

Selain itu, hidung hewan juga terlihat lembap alami tanpa cairan berwarna pekat, jika mata tampak sayu, merah, atau terdapat banyak kotoran di area hidung, pembeli perlu waspada karena hal tersebut bisa menjadi tanda hewan sedang sakit.

Pemeriksaan sederhana ini sering dianggap sepele, padahal cukup penting untuk mengetahui kondisi awal kesehatan ternak.

2. Pastikan Nafsu Makan dan Gerak Hewan Aktif

Ilustrasi Kondisi Sapi untuk Kurban Idul Adha by Pinterest.

Hewan yang sehat biasanya terlihat aktif bergerak dan memiliki nafsu makan yang baik.

Saat berada di kandang penjualan, perhatikan apakah hewan tampak lesu, lebih banyak diam, atau sulit berdiri.

Sapi maupun kambing yang sehat umumnya responsif terhadap lingkungan sekitar, mereka juga tidak mengalami gangguan saat berjalan.

Jika memungkinkan, calon pembeli dapat meminta penjual memperlihatkan cara hewan berjalan atau makan untuk memastikan kondisinya benar-benar prima.

3. Cek Kondisi Bulu dan Kulit

Ilustrasi Kondisi Kambing untuk Kurban Idul Adha by Pinterest.

Bulu hewan kurban yang sehat biasanya terlihat bersih, tidak kusam, dan tidak mudah rontok.

Kulit hewan juga tidak memiliki luka, benjolan, atau bercak aneh.

Beberapa penyakit pada ternak sering ditandai dengan munculnya ruam atau luka pada kulit.

Karena itu, pembeli disarankan memeriksa bagian tubuh hewan secara menyeluruh sebelum melakukan transaksi.

Kondisi tubuh yang terawat juga menunjukkan bahwa hewan mendapatkan perawatan dan pakan yang baik dari peternak.

4. Pastikan Tidak Cacat dan Sesuai Syarat Kurban

Ilustrasi Kondisi Kambing untuk Kurban Idul Adha by Pinterest.

Dalam syariat Islam, hewan kurban harus memenuhi sejumlah syarat, salah satunya tidak mengalami cacat fisik.

Hewan yang pincang, terlalu kurus, buta, atau memiliki telinga rusak tidak dianjurkan untuk dijadikan hewan kurban.

Selain sehat, usia hewan juga perlu diperhatikan.

Umumnya, kambing minimal berusia satu tahun, sedangkan sapi minimal dua tahun.

Saat ini, banyak pedagang hewan kurban yang telah menyediakan surat keterangan kesehatan dari dinas peternakan setempat.

Dokumen tersebut penting untuk memastikan hewan telah lolos pemeriksaan kesehatan.

5. Beli di Tempat Penjualan Resmi dan Bersertifikat

Ilustrasi Kondisi Kambing untuk Kurban Idul Adha by Pinterest.

Cara paling aman untuk mendapatkan hewan kurban sehat adalah membeli di tempat penjualan resmi yang diawasi pemerintah atau dinas peternakan.

Biasanya, lokasi penjualan resmi memiliki pemeriksaan rutin dari petugas kesehatan hewan.

Hewan-hewan yang dijual juga telah dipantau terkait penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun penyakit lainnya.

Selain lebih aman, membeli di tempat terpercaya juga membantu masyarakat menghindari penipuan terkait bobot maupun kondisi ternak.

Kesadaran Masyarakat Semakin Meningkat

Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran masyarakat terkait pentingnya kesehatan hewan kurban mulai meningkat.

Banyak pembeli kini lebih selektif dan aktif bertanya soal asal ternak, vaksinasi, hingga pemeriksaan kesehatan.

Pemerintah daerah di berbagai wilayah juga rutin melakukan pengawasan menjelang Idul Adha untuk memastikan hewan yang beredar aman dan layak dikurbankan.

Momentum Idul Adha pada akhirnya bukan hanya soal ibadah semata, tetapi juga tentang menjaga kualitas, keamanan pangan, dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

Dengan memahami cara memilih hewan kurban yang sehat, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang sekaligus memastikan daging yang dibagikan aman dan berkualitas bagi penerima.

#OnBerita #IdulAdha #HewanKurban #KurbanSehat #TipsKurban #HariRayaKurban

Penulis : Rizky Saptanugraha

Editor : Ali Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *