Kapal Tanker RI Masih Tertahan di Selat Hormuz, Ini Respons Jusuf Kalla
ON BERITA — Jakarta — Sejumlah kapal tanker Indonesia dilaporkan masih tertahan di kawasan Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Situasi ini memicu kekhawatiran terkait kelancaran distribusi energi dan keselamatan pelayaran internasional.
Menanggapi kondisi tersebut, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan bahwa pemerintah perlu segera mengambil langkah diplomasi dan koordinasi internasional guna memastikan keselamatan kapal serta awak yang berada di jalur strategis tersebut.
Menurut Jusuf Kalla, Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran energi paling vital di dunia karena menjadi rute utama pengiriman minyak dari negara-negara Timur Tengah ke berbagai wilayah, termasuk Asia.
“Jika ketegangan terus meningkat, tentu akan berdampak pada distribusi energi dan harga minyak dunia. Karena itu, penting bagi pemerintah untuk memastikan keamanan kapal Indonesia yang melintas di kawasan tersebut,” ujar Jusuf Kalla.
Ia juga menekankan bahwa Indonesia perlu memperkuat koordinasi dengan negara-negara kawasan serta organisasi internasional untuk menjamin keamanan pelayaran di jalur tersebut.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah sendiri meningkat seiring konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat, yang berpotensi memengaruhi stabilitas jalur perdagangan global.
Pemerintah Indonesia melalui kementerian terkait disebut terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan otoritas maritim internasional guna memastikan keselamatan kapal berbendera Indonesia yang melintasi kawasan tersebut.
Penulis : Woko Baru nongol
Editor : Ali Ramadhan
#ONBerita #SelatHormuz #JusufKalla #EnergiDunia #TimurTengah #Geopolitik
