Jasad Syafiq Ali Ditemukan di Tebing Kawah Tak Jauh dari Puncak, Evakuasi Terkendala
2 mins read

Jasad Syafiq Ali Ditemukan di Tebing Kawah Tak Jauh dari Puncak, Evakuasi Terkendala

On Berita – Jakarta — Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad Syafiq Ali, pendaki yang sebelumnya dilaporkan hilang, di area tebing kawah yang tidak jauh dari puncak gunung.

Penemuan ini mengakhiri pencarian intensif yang telah dilakukan selama beberapa hari terakhir, meski proses evakuasi masih menghadapi berbagai kendala di lapangan.

Jasad korban ditemukan di lokasi dengan medan ekstrem, berupa tebing curam dan kondisi kawah yang berbahaya.

Faktor cuaca, keterbatasan akses, serta risiko keselamatan petugas menjadi tantangan utama dalam upaya evakuasi.

Peristiwa ini kembali menyoroti risiko pendakian gunung, terutama di kawasan dengan karakteristik medan yang sulit dan cuaca yang mudah berubah.

1. Kronologi Penemuan Jasad

Jasad Syafiq Ali ditemukan oleh tim SAR gabungan setelah dilakukan penyisiran lanjutan di sekitar jalur puncak dan area kawah.

Berdasarkan informasi awal, posisi korban berada di tebing dengan kedalaman tertentu, tidak jauh dari puncak gunung, namun sulit dijangkau melalui jalur pendakian biasa.

Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke posko utama untuk dilakukan koordinasi evakuasi.

2. Kondisi Lokasi Penemuan

Lokasi penemuan berada di kawasan kawah dengan kontur tebing curam dan material batuan yang labil.

Selain itu, kondisi kabut tebal dan angin kencang di sekitar puncak memperparah tingkat kesulitan evakuasi.

Tim SAR harus menerapkan prosedur keselamatan ekstra untuk menghindari risiko jatuh atau kecelakaan lanjutan.

3.Kendala Evakuasi di Lapangan

Evakuasi jasad korban terkendala oleh beberapa faktor utama, di antaranya:

  • medan terjal dan berbahaya,
  • cuaca yang tidak menentu,
  • keterbatasan alat evakuasi vertikal,
  • risiko gas kawah di area tertentu.

Tim SAR mempertimbangkan penggunaan teknik evakuasi khusus, termasuk sistem tali dan penurunan personel secara bertahap.

4. Upaya Tim SAR Gabungan

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta pengelola kawasan gunung terus berupaya mengevakuasi korban dengan mengutamakan keselamatan petugas.

Koordinasi lintas instansi dilakukan secara intensif untuk menentukan metode evakuasi paling aman, termasuk kemungkinan evakuasi melalui jalur alternatif atau menunggu kondisi cuaca membaik.

5. Imbauan kepada Pendaki dan Masyarakat

Pihak berwenang mengimbau para pendaki untuk selalu:

  • mematuhi standar keselamatan pendakian,
  • memperhatikan kondisi cuaca dan medan,
  • menggunakan perlengkapan yang memadai,
  • mengikuti arahan petugas dan pengelola gunung.

Masyarakat juga diharapkan memberikan ruang bagi tim SAR untuk bekerja secara optimal selama proses evakuasi berlangsung.

#OnBerita #SyafiqAli #PendakiHilang #EvakuasiPendaki #BeritaTerupdate #SARIndonesia #GunungIndonesia #BeritaDuka #EvakuasiTerkendala #PendakianGunung

Penulis : Mohammad Hanif Aulia

Editor : Syarif Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *