Pembuatan Dapur MBG Tidak Masalah Terlambat Asal Sesuai SOP Kesehatan
2 mins read

Pembuatan Dapur MBG Tidak Masalah Terlambat Asal Sesuai SOP Kesehatan

On Berita – Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Teti Rohatiningsih, menegaskan pentingnya pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) kesehatan, meski proses pengerjaannya membutuhkan waktu lebih lama.

Anggota Komisi IX DPR RI, Teti Rohatiningsih, menekankan bahwa penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pembangunan dan pengelolaan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) harus menjadi prioritas utama, bahkan jika hal tersebut menyebabkan keterlambatan waktu pengerjaan.

“Lebih baik terlambat daripada tidak sesuai SOP dalam pembuatan dapur MBG, karena kita melindungi masyarakat,” ujar Teti saat kunjungan kerja reses di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (6/10/2025).

Menurut Teti, waktu pengerjaan 45 hari yang ditetapkan untuk membangun infrastruktur dapur MBG dinilai belum cukup ideal untuk memastikan semua proses berjalan sesuai standar. Ia mengusulkan agar jangka waktu tersebut diperpanjang menjadi sekitar dua bulan agar pembangunan lebih matang dan tidak melanggar aturan teknis.

“Dengan waktu 45 hari membuat infrastruktur sesuai SOP itu tidak mungkin. Ke depan mungkin bisa diberikan waktu dua bulan agar sesuai SOP,” jelas Politisi Fraksi Partai Golkar itu.

Lebih lanjut, Teti mendorong agar Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai mitra pelaksana, serta yayasan penerima manfaat, dapat melakukan sinkronisasi dalam penerapan SOP dan pelaksanaan di lapangan. Termasuk pengaturan waktu produksi dan distribusi makanan agar kualitas dan keamanan pangan bagi siswa di berbagai jenjang pendidikan tetap terjaga.

“Dapur yang sudah berjalan harus mengikuti MOU, mulai dari jam masak hingga waktu distribusi ke SD, SMP, dan SMA. Dengan begitu, manajemen waktu bisa diatur dengan baik agar tidak terjadi makanan basi dan sebagainya,” tambahnya.

Sebagai langkah lanjutan, Teti mengusulkan pembentukan satuan tugas (satgas) di setiap daerah untuk melakukan evaluasi rutin setiap bulan, terutama dalam penerapan SOP baru yang mencakup aspek sanitasi, air, dan kebersihan dapur.

“Harus ada satgas di masing-masing daerah untuk evaluasi setiap bulan, terutama dengan SOP baru seperti sanitasi, air, dan lain-lain. Evaluasi ini penting agar penerapan standar di lapangan tetap terjaga,” tutupnya.

#MakanBergiziGratis #SOPKesehatan #KomisiIX #DPRRI #TetiRohatiningsih #BadanGiziNasional #BGN #SPPG #PembangunanDapur #KesehatanMasyarakat #ONBERITA #OnBerita #OnBeritaNasional #OnBeritaJakarta

Penulis : Rizky Sapta Nugraha

Editor : Ali Ramadhan

Sumber : Berita DPR RI | 7 Oktober 2025 https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/Pembuatan-Dapur-MBG-Tidak-Masalah-Terlambat-Asal-Sesuai-SOP-Kesehatan-60061

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *