Prabowo Umumkan Penurunan Biaya Haji Meski Harga Avtur Dunia Naik
2 mins read

Prabowo Umumkan Penurunan Biaya Haji Meski Harga Avtur Dunia Naik

On Berita – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kabar baik bagi calon jemaah haji Indonesia. Dalam rapat kerja yang digelar di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, (08/04/2026).

Presiden menegaskan bahwa biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun ini mengalami penurunan sebesar sekitar Rp2 juta dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam keterangannya, Presiden menekankan bahwa kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk meringankan beban masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.

“Kita pastikan bahwa biaya haji tahun 2026 kita turunkan harganya sekitar Rp2 juta. Walaupun harga avtur naik, tapi kita berani menurunkan biaya haji untuk tahun ini,” ujar Presiden dalam forum tersebut.

Penurunan biaya haji ini dinilai cukup signifikan mengingat adanya tekanan dari kenaikan harga avtur di pasar global.

Avtur merupakan salah satu komponen utama dalam biaya perjalanan udara yang sangat memengaruhi total biaya haji.

Meski demikian, pemerintah tetap berupaya melakukan efisiensi dan optimalisasi anggaran agar biaya yang dibebankan kepada jemaah dapat ditekan.

Selain menyinggung soal biaya, Presiden juga memastikan bahwa Indonesia tetap akan memberangkatkan jemaah haji pada tahun ini, meskipun situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah tengah mengalami ketegangan.

Pemerintah disebut terus memantau kondisi keamanan dan menjalin koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk menjamin kelancaran pelaksanaan ibadah haji.

Kepastian ini menjadi penting mengingat kekhawatiran publik terhadap dampak konflik regional terhadap pelaksanaan ibadah haji.

Namun, Presiden menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada hambatan yang menghalangi keberangkatan jemaah Indonesia.

Lebih lanjut, kebijakan penurunan biaya haji ini juga mencerminkan upaya pemerintah dalam menjaga aksesibilitas ibadah bagi masyarakat luas.

Di tengah tekanan ekonomi global, langkah tersebut diharapkan dapat memberikan keringanan bagi calon jemaah yang telah menunggu giliran keberangkatan selama bertahun-tahun.

Pemerintah juga disebut terus melakukan evaluasi terhadap komponen biaya haji lainnya, termasuk akomodasi, transportasi, dan layanan di Tanah Suci, guna memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga tanpa membebani jemaah.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan tetap terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

#OnBerita #BiayaHaji #PrabowoSubianto #Haji2026 #AvturNaik #EkonomiIndonesia #KebijakanPemerintah #JemaahHaji

Penulis : Rizky Saptanugraha

Editor : Ali Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *