Sania Santriwati Depok Hilang Tinggalkan Surat, Polisi Masih Lakukan Pencarian
On Berita – Jakarta – Kabar hilangnya seorang santriwati di Depok menjadi perhatian publik setelah pihak kepolisian membenarkan adanya laporan orang hilang.
Remaja bernama Saina Tazkiya Zulala Azizi (17), yang merupakan santriwati di Pondok Pesantren Al Muhajirin, Tapos, Kota Depok, dilaporkan tidak kembali ke asrama sejak awal Februari 2026.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 2 Februari 2026, sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, seluruh santri mengikuti kegiatan pengajian rutin di lingkungan pondok pesantren.
Namun, Saina diketahui tidak hadir dalam kegiatan tersebut. Ketidakhadirannya menimbulkan kecurigaan karena sebelumnya tidak ada tanda-tanda izin atau pemberitahuan.
Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono, menjelaskan bahwa pihak pesantren awalnya melakukan pencarian internal setelah menyadari korban tidak mengikuti pengajian.
Dalam proses pencarian di kamar, teman sekamarnya menemukan sepucuk surat yang ditinggalkan di atas lemari.
Isi surat tersebut berisi permintaan maaf kepada pengasuh dan teman-temannya.
Saina menuliskan bahwa dirinya ingin pergi tanpa menjelaskan tujuan maupun lamanya waktu kepergian.
Dalam surat itu juga terdapat permintaan agar orang tuanya tidak diberi tahu dan agar dirinya tidak dicari. Bahkan, ia sempat menyinggung soal utang kecil kepada temannya.
Setelah surat ditemukan, pihak pesantren langsung memperluas pencarian.
Keesokan harinya, seorang alumni pesantren bernama Fauzan mengaku sempat melihat Saina berada di sekitar kawasan Cilodong, tepatnya di depan Sekolah Kristen Mardi Waluya.
Alumni tersebut mencoba memanggil korban, namun tidak mendapat respons. Ia juga menyebut kondisi wajah Saina tampak pucat saat itu.
Hingga kini, pihak kepolisian bersama pengurus pesantren masih terus melakukan pencarian.
Polisi telah mengambil keterangan dari sejumlah saksi, termasuk teman-teman korban dan pihak pengelola pesantren.
Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya pengawasan dan komunikasi intensif terhadap remaja, terutama yang berada di lingkungan pendidikan berasrama.
Masa remaja merupakan fase rentan secara emosional dan psikologis, sehingga dukungan lingkungan sangat dibutuhkan.
Aparat berharap siapa pun yang memiliki informasi terkait keberadaan Saina dapat segera melapor ke pihak berwajib.
#OnBerita #SantriwatiHilang #Depok #OrangHilang #BeritaDepok #PencarianPolisi #InfoDepok
Penulis : Rizky Saptanugraha
Editor : Ali Ramadhan
