Romi The Jahats Tutup Usia, Sosok Penting Skena Punk Indonesia Berpulang
On Berita — Jakarta — Kabar duka datang dari dunia musik independen Tanah Air. Romi, sosok yang dikenal luas sebagai Romi The Jahats, dikabarkan tutup usia.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi komunitas punk dan skena musik bawah tanah Indonesia yang telah lama ia warnai.
Romi dikenal sebagai figur penting dalam perkembangan musik punk di Indonesia, khususnya sejak era 1990-an hingga 2000-an.
Ia merupakan bagian dari generasi awal yang membentuk identitas punk lokal, membawa semangat independensi, solidaritas, dan kritik sosial melalui musik.
Siapa Romi The Jahats?
Romi adalah vokalis sekaligus motor penggerak band The Jahats, salah satu band punk yang cukup dikenal di kalangan skena independen Indonesia.
Band ini dikenal dengan karakter musik yang keras, lirik lugas, serta sikap anti-kemapanan yang menjadi ciri khas punk.
Dalam perjalanannya, Romi bukan hanya sekadar musisi, tetapi juga aktivis skena. Ia aktif dalam berbagai gig komunitas, pergerakan DIY (Do It Yourself), hingga membangun jejaring solidaritas antarband dan komunitas.
Peran di Skena Punk Indonesia
Pada masa ketika musik punk belum mendapat ruang luas di industri arus utama, Romi dan rekan-rekannya membangun ekosistem sendiri.
Beberapa kontribusinya antara lain:
- Menghidupkan budaya gig independen
- Mendukung rilisan fisik kaset dan CD secara mandiri
- Mendorong solidaritas antar komunitas punk lintas kota
- Menjaga nilai-nilai orisinalitas dan kebebasan berekspresi
Skena punk Indonesia sendiri mulai tumbuh pesat di era akhir 1990-an, beriringan dengan perubahan sosial-politik nasional. Musik punk menjadi medium kritik dan ekspresi generasi muda.
Warisan Musik dan Semangat DIY
Romi The Jahats dikenal sebagai figur yang konsisten menjaga idealisme. Dalam banyak kesempatan, ia menekankan pentingnya solidaritas komunitas, anti diskriminasi, kebebasan berekspresi dan berlawanan terhadap ketidakadilan sosial.
Warisan terbesarnya bukan hanya lagu-lagu yang pernah ia ciptakan, tetapi juga semangat kolektif yang ia bangun bersama komunitas.
Reaksi Komunitas
Kabar kepergian Romi langsung mendapat respons luas dari komunitas musik independen.
Ucapan duka dan penghormatan membanjiri media sosial. Banyak musisi menyebutnya sebagai “pondasi awal” dalam perjalanan skena punk lokal.
Kepergiannya menjadi kehilangan besar, namun karya dan semangatnya diyakini akan terus hidup di panggung-panggung kecil, studio rumahan, hingga ruang-ruang komunitas.
#OnBerita #RomiTheJahats #PunkIndonesia #MusikIndie #SkenaPunk #BeritaDuka
Penulis : Woko Baruno
Editor : Rizky Saptanugraha
