Prabowo di Peringatan 1 Abad NU, Tegaskan Sinergi Pemerintah dan Ulama
3 mins read

Prabowo di Peringatan 1 Abad NU, Tegaskan Sinergi Pemerintah dan Ulama

On Berita – Jakarta – Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) yang menandai usia satu abad organisasi Islam terbesar di Indonesia menjadi momentum bersejarah bagi umat dan bangsa.

Peringatan Harlah 1 Abad NU tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi perjalanan panjang NU dalam menjaga keislaman, kebangsaan, dan persatuan nasional.

Dalam peringatan tersebut, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, turut hadir dan memberikan apresiasi atas kontribusi besar NU dalam pembangunan moral, sosial, dan kebangsaan.

Kehadiran Prabowo menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga stabilitas nasional.

Makna Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama

Harlah 1 Abad NU menandai 100 tahun perjalanan organisasi yang didirikan oleh Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari pada 31 Januari 1926.

Selama satu abad, NU konsisten mengusung Islam Ahlussunnah wal Jama’ah yang moderat, toleran, dan inklusif.

Momentum ini menjadi pengingat atas peran NU dalam:

  1. Menjaga nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin.
  2. Memperkuat persatuan umat dan bangsa.
  3. Mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  4. Mendorong pendidikan dan dakwah yang berimbang.
  5. Mengembangkan peran sosial kemasyarakatan.

Peringatan satu abad NU menjadi tonggak penting dalam memperkuat identitas Islam Nusantara di tengah dinamika global.

Kehadiran Prabowo dalam Peringatan Harlah

Presiden Prabowo Subianto menghadiri rangkaian kegiatan Harlah 1 Abad NU sebagai bentuk penghormatan terhadap peran strategis NU dalam sejarah bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada para kiai, ulama, dan warga nahdliyin yang selama ini berkontribusi menjaga harmoni sosial.

Ia menegaskan bahwa NU memiliki peran penting dalam membangun karakter bangsa yang religius, nasionalis, dan berakhlak mulia.

Kehadiran kepala negara dalam peringatan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam merangkul seluruh elemen umat.

Peran NU dalam Sejarah dan Pembangunan Bangsa

Selama satu abad perjalanannya, NU tidak hanya bergerak di bidang keagamaan, tetapi juga aktif dalam perjuangan kemerdekaan, pembangunan pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi umat.

Beberapa kontribusi utama NU bagi bangsa antara lain:

  • Mendorong resolusi jihad pada masa perjuangan kemerdekaan.
  • Mengelola ribuan pesantren dan lembaga pendidikan.
  • Aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
  • Menjadi penyangga moderasi beragama.
  • Menjaga kerukunan antarumat beragama.

Peran tersebut menjadikan NU sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas sosial dan politik Indonesia.

Sinergi Pemerintah dan Ormas Keagamaan

Dalam sambutannya, Prabowo juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi keagamaan.

Sinergi ini diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan bangsa, mulai dari kemiskinan, ketimpangan sosial, hingga ancaman radikalisme.

NU dinilai memiliki jaringan yang kuat hingga tingkat akar rumput, sehingga berperan strategis dalam menyosialisasikan program pembangunan dan menjaga persatuan nasional.

Harapan di Usia Satu Abad NU

Memasuki usia satu abad, NU diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang damai dan kebangsaan yang inklusif.

Pemerintah pun berharap NU dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan berwawasan kebangsaan.

Selain itu, peringatan ini juga menjadi momentum regenerasi kepemimpinan agar NU tetap relevan menghadapi perubahan zaman.

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama menjadi simbol kuatnya hubungan antara negara dan umat.

Momentum ini tidak hanya merayakan usia panjang NU, tetapi juga meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga persatuan, moderasi, dan kemajuan bangsa.

Dengan semangat kebersamaan, NU diharapkan terus menjadi pilar utama dalam membangun Indonesia yang adil, damai, dan bermartabat.

#OnBerita #HarlahNU #1AbadNU #NahdlatulUlama #PrabowoSubianto #NUUntukBangsa #IslamNusantara #UlamaDanNegara #PersatuanBangsa

Penulis : Rizky Saptanugraha

Editor : Ali Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *