Mahasiswa Geruduk Kantor Kemensos Soroti Pertanyaan Tak Pantas Tenaga Ahli Aswandi Jailani
1 min read

Mahasiswa Geruduk Kantor Kemensos Soroti Pertanyaan Tak Pantas Tenaga Ahli Aswandi Jailani

On Berita – Jakarta – Himpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (HMHI) Jakarta Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Sosial Republik Indonesia sebagai bentuk protes atas pernyataan tidak berempati yang disampaikan oleh seorang pejabat di lingkar Kemensos melalui media sosial.

Dalam aksi tersebut, HMHI Jakarta Raya menilai pernyataan yang dilontarkan kepada korban bencana tersebut tidak pantas dan mencederai nilai kemanusiaan, serta bertentangan dengan hak asasi manusia, dan etika pelayanan publik.

Koordinator aksi (Yadon Hanubun) menyampaikan bahwa persoalan ini bukan urusan pribadi, melainkan tanggung jawab pejabat publik.

Setiap individu yang berada dalam lingkar institusi negara khususnya lembaga yang mengurusi urusan sosial, wajib menjaga empati dan martabat korban bencana.

HMHI Jakarta Raya menegaskan bahwa korban bencana merupakan kelompok rentan yang harus dilindungi negara, bukan justru disakiti melalui pernyataan di ruang publik.

Oleh karena itu, organisasi mahasiswa hukum cabang jakarta raya mendesak :

  1. Copot Aswandi Jailani dari posisi dan peranya di lingkungan kementerian sosial ri karena mecederai nilai kemanusiaan dan etika pejabat publik
  2. Kementerian sosial ri wajib menyampaikan permintaan maaf secarra terbuka kepada publik dan korban atas perkataan yang dikeluarkan oleh iswandi jailani.
  3. Lakukan pemeriksaan etik dan displin secara transparan serta umumkan hasilnya kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas institusi negara
  4. Hentikan budaya pembiaran terhadap pejabat atau tenaga ahli yg tidak berprespektif Ham dan kemanusiaan
  5. Susun dan tegakkan pedoman komunikasi kemanusiaan yg mengikat dengan sanksi tegas bagi setiap pelanggarnya.

Yadon juga menegaskan jika aspirasi mereka tidak diindahkan maka mereka akan turun lagi demonstrasi dengan masa yang lebih banyak lagi.

“Kami berkomitmen jikalau aspirasi hari ini tidak ditindaklanjuti oleh Kemensos maka kami berjanji akan turun dengan masa yang lebih banyak dan lebih masif lagi. “Tutup Yadon,.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *