Potret Bandara Kertajati yang Sepi, Warga Manfaatkan Area Bandara untuk Wisata Keluarga
2 mins read

Potret Bandara Kertajati yang Sepi, Warga Manfaatkan Area Bandara untuk Wisata Keluarga

On Berita – Jakarta – Sepinya aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, menghadirkan pemandangan tak biasa.

Di tengah minimnya jadwal pesawat yang hanya beroperasi dua kali dalam sepekan, kawasan bandara justru ramai dikunjungi warga yang datang untuk berekreasi bersama keluarga.

Pantauan di lokasi pada Rabu (7/1/2026) menunjukkan sejumlah rombongan warga berdatangan ke area BIJB menggunakan kendaraan elf, mobil pribadi, hingga odong-odong.

Mereka memanfaatkan area halaman depan bandara yang luas dan rindang sebagai tempat berkumpul.

Tikar digelar di bawah pepohonan, sementara bekal makanan dibawa dari rumah untuk disantap bersama.

Suasana santai terlihat di sejumlah sudut. Warga bercengkerama, anak-anak bermain, hingga beberapa pengunjung melakukan siaran langsung di media sosial dengan iringan lagu dangdut.

Aktivitas tersebut menjadi hiburan tersendiri di tengah sepinya penerbangan.

Lobi Bandara Kertajati Internasional. Sumber Foto @kertajati_airport

Salah satu warga asal Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Mimi Mpit (44), mengaku sudah beberapa kali datang ke Bandara Kertajati untuk menghabiskan waktu bersama keluarga besar dan tetangganya, dan kali ini mereka memilih datang menggunakan kendaraan odong-odong.

“Kami ke sini sekalian syukuran dan jalan-jalan. Makan bareng sama keluarga dan tetangga,” ujar Mimi.

Menurutnya, kawasan bandara dipilih karena udaranya sejuk, lingkungan bersih, dan relatif tenang.

Meski nyaman untuk beristirahat, Mimi menyayangkan kondisi bandara yang sepi dari aktivitas penerbangan.

Ia berharap ke depan Bandara Kertajati kembali ramai sehingga dapat menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar.

“Bandaranya besar dan bagus, tapi sayang sepi. Mudah-mudahan bisa hidup lagi, penerbangannya ramai,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Tasipin (37), warga Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu.

Ia datang bersama keluarga untuk sekadar mencari suasana baru dan melepas penat.

“Daripada di rumah, mending ke sini. Tempatnya sepi, adem, enak buat kumpul keluarga,” ucap Tasipin yang terlihat asyik melakukan live TikTok.

Ia dan keluarganya juga membawa nasi dan lauk pauk sendiri, mengingat sebagian besar gerai makanan di bandara sudah tutup dan hanya tersisa satu minimarket yang masih beroperasi.

Lobi Bandara Kertajati Internasional. Sumber Foto @kertajati_airport

Pihak pengelola Bandara Kertajati tidak melarang aktivitas warga tersebut.

Executive General Manager BIJB, Nuril Huda Mahmudan, menyatakan masyarakat diperbolehkan berkunjung selama berada di area publik yang telah ditentukan.

“Kami mempersilakan warga datang ke bandara selama mengikuti aturan. Area yang diperbolehkan seperti parkiran dan lobi bandara karena itu termasuk ruang publik. Namun untuk masuk ke area terminal dan ruang tunggu, harus dengan izin petugas,” jelas Nuril.

Fenomena ini mencerminkan bagaimana masyarakat beradaptasi memanfaatkan ruang publik di tengah terbatasnya aktivitas penerbangan, sembari berharap Bandara Kertajati kembali berdenyut sebagai simpul transportasi udara Jawa Barat.

#OnBerita #BandaraKertajati #BIJB #Majalengka #JawaBarat #BeritaNasional #FaktaLapangan #WisataWarga #BandaraSepi #TransportasiUdara

Penulis : Rizky Saptanugraha

Editor : Ali Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *