Waspada Cuaca Buruk Saat Nataru: Tips Liburan Natal & Tahun Baru
On Berita – Jakarta – Periode Akhir Tahun, khususnya saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), menjadi saat yang paling dinantikan banyak orang untuk berlibur dan berkumpul bersama keluarga.
Namun, di Indonesia, periode ini juga kerap bertepatan dengan puncak musim hujan yang meningkatkan risiko cuaca buruk seperti hujan lebat, angin kencang, atau badai lokal di beberapa wilayah.
BMKG bahkan memperingatkan peningkatan curah hujan menjelang libur akhir tahun, sehingga masyarakat perlu waspada dan menyiapkan strategi aman saat liburan.
Liburan yang aman bukan hanya soal tujuan yang menarik, tetapi juga soal persiapan matang menghadapi cuaca yang tidak menentu.
Berikut adalah tips penting yang bisa kamu terapkan agar liburan Nataru tetap menyenangkan dan aman, meski di tengah ancaman cuaca buruk.
- Pantau Informasi Cuaca secara Berkala

Sebelum berangkat dan selama liburan berlangsung, hal pertama yang wajib dilakukan adalah memantau informasi cuaca dari sumber resmi seperti BMKG.
Mengetahui kondisi terkini seperti potensi hujan ekstrem atau angin kencang di daerah tujuanmu membantu dalam merencanakan aktivitas dan menghindari rute yang berbahaya.
Tips praktis:
- Gunakan aplikasi cuaca yang terupdate.
- Perhatikan prakiraan cuaca 3–5 hari ke depan sehingga kamu bisa menentukan apakah aman untuk melakukan perjalanan.
Jika cuaca diprediksi ekstrem, pertimbangkan untuk menunda keberangkatan atau memilih destinasi alternatif yang lebih aman.
2. Siapkan Rencana Cadangan
Liburan bisa saja berubah rencana karena cuaca buruk. Oleh karena itu, siapkan rencana cadangan untuk setiap rencana perjalananmu.
Misalnya, jika awalnya ingin ke destinasi outdoor seperti wisata alam atau pantai, maka memiliki opsi indoor seperti museum, kafe, atau pusat perbelanjaan bisa menjadi pilihan aman.
Selain itu, diskusikan kemungkinan pembatalan liburan sejak awal dengan keluarga agar tidak ada kekecewaan jika cuaca benar-benar tidak mendukung.
3. Bawa Perlengkapan Darurat Saat Bepergian
Musim hujan membawa risiko seperti hujan deras, banjir, atau jalan licin.
Maka dari itu, kamu perlu membawa perlengkapan darurat yang cukup:
- Jas hujan dan paying
- Lampu senter dan power bank
- Obat-obatan pribadi dan P3K
- Makanan ringan dan air minum Cadangan
- Untuk yang berkendara, siapkan ban cadangan, dongkrak, dan peralatan perbaikan sederhana.
Perlengkapan ini bukan hanya berguna saat cuaca buruk, tetapi juga membantu jika kamu terjebak di lokasi yang minim fasilitas.
4. Pilih Destinasi Wisata yang Aman dan Aksesnya Mudah

Beberapa destinasi memiliki akses yang lebih aman saat hujan, seperti pusat kota atau tempat wisata yang berada di dataran rendah.
Hindari lokasi yang memerlukan perjalanan melalui jalur yang riskan saat hujan turun, seperti:
- Jalanan terjal atau licin
- Kawasan rawan longsor
- Jalur pegunungan yang curam
Destinasi dengan fasilitas lengkap dan akses cepat ke penginapan juga menjadi pilihan yang lebih aman.
5. Perhatikan Keselamatan di Jalan
Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, keamanan saat berkendara di cuaca buruk harus menjadi prioritas utama.
Jalan yang basah maupun licin bisa memicu kecelakaan jika tidak hati-hati.
Berikut beberapa tips:
- Kurangi kecepatan kendaraan.
- Perhatikan jarak aman antar kendaraan.
- Gunakan lampu utama agar visibilitas tetap baik.
- Hindari berkendara melalui genangan air karena bisa menyembunyikan lubang atau arus yang kuat.
Jalanan yang semula terlihat normal bisa saja berubah berbahaya ketika hujan turun.
6. Siapkan Fisik dan Kesehatan Tubuh
Musim hujan bisa membuat tubuh lebih rentan mengalami flu, demam, atau masalah pernapasan. Agar liburan tetap sehat:
- Pastikan konsumsi makanan bergizi sebelum berangkat
- Bawa vitamin atau suplemen
- Minum air putih cukup sepanjang hari
- Jangan lupa istirahat cukup terutama jika rencana perjalanan panjang.
Kondisi tubuh yang prima akan membuat kamu lebih siap menghadapi cuaca ekstrem tanpa mudah drop.
7. Utamakan Keselamatan daripada Jadwal

Momen liburan tidak seharusnya menjadi ajang untuk memaksakan rencana, terutama jika cuacanya benar-benar buruk.
Jika informasi resmi cuaca menunjukkan risiko tinggi, sebaiknya tunda aktivitas outdoor atau perjalanan sampai cuaca membaik.
Ingatlah bahwa liburan yang menyenangkan adalah liburan yang selamat dan sehat.
Prioritaskan keselamatanmu serta orang terkasih dibanding jadwal yang sudah direncanakan sejak lama.
Menutup Liburan dengan Aman dan Nyaman
Liburan Nataru di tengah musim hujan memang membutuhkan persiapan ekstra.
Namun dengan strategi yang tepat mulai dari memantau cuaca, membawa perlengkapan darurat, memilih tempat wisata yang aman, hingga menjaga kondisi tubuh kamu tetap bisa menikmati momen Natal dan Tahun Baru dengan ketenangan.
Ingatlah bahwa cuaca buruk bukan alasan untuk tidak berlibur sama sekali, tetapi alasan untuk lebih bijak, lebih siap, dan lebih aman.
Dengan begitu, liburanmu akan tetap berkesan tanpa harus berisiko terhadap keselamatan.
#OnBerita #LiburanNataru #TipsLiburanAman #MusimHujan #NatalTahunBaru #BMKG #CuacaBuruk #SafetyTravel
Penulis : Rizky Saptanugraha
Editor : Ali Ramadhan
