Menbud Dorong Pelindungan Artefak Lewat Revitalisasi Situs Pugungraharjo
ON BERITA – Menteri Kebudayaan menegaskan langkah strategis untuk memperkuat pelindungan artefak bersejarah melalui program revitalisasi Situs Pugungraharjo. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan situs budaya tetap terjaga, sekaligus meningkatkan pemanfaatannya sebagai ruang edukasi dan penelitian.
Dalam kunjungan kerjanya, Menbud menjelaskan bahwa revitalisasi tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik situs, tetapi juga pada penyusunan sistem konservasi yang lebih komprehensif. Hal ini mencakup pendataan artefak, penataan area situs, serta peningkatan fasilitas pendukung yang ramah bagi peneliti dan pengunjung.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap artefak yang memiliki nilai sejarah penting mendapatkan pelindungan maksimal. Revitalisasi Pugungraharjo adalah langkah nyata untuk memperkuat pelestarian warisan budaya bangsa,” ujar Menbud dalam sambutannya.
Selain memperkuat konservasi, pemerintah juga mendorong pelibatan masyarakat sekitar melalui program edukasi dan kolaborasi komunitas. Harapannya, masyarakat dapat turut berperan menjaga keberlanjutan situs dan memahami pentingnya warisan budaya sebagai bagian dari identitas nasional.
Sejumlah tahapan revitalisasi direncanakan dilakukan secara bertahap, termasuk pengembangan zona interpretasi sejarah, area penelitian terbuka, serta fasilitas informasi digital yang memudahkan pengunjung memahami konteks budaya Pugungraharjo.
Dengan langkah ini, situs yang memiliki nilai arkeologis tinggi tersebut diharapkan menjadi pusat pembelajaran budaya yang lebih modern, aman, dan berkelanjutan.
Menbud #SitusPugungraharjo #PelindunganCagarBudaya #RevitalisasiBudaya #WarisanSejarah
Penulis : Woko Baruno
Editor : Ali Ramadhan
Sumber : RRI, 24 Oktober 2025
