Industri Agro Jadi Penggerak Utama Pertumbuhan Ekonomi Nasional
3 mins read

Industri Agro Jadi Penggerak Utama Pertumbuhan Ekonomi Nasional

On Berita – Jakarta – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa sektor industri agro menjadi tulang punggung perekonomian nasional dengan kontribusi besar terhadap PDB, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan nilai tambah bahan baku dalam negeri.

Industri agro kembali menegaskan perannya sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor ini dinilai memiliki kontribusi strategis terhadap peningkatan nilai tambah bahan baku dalam negeri, penciptaan lapangan kerja, dan daya saing Indonesia di kancah global.

“Pada semester I tahun 2025, sektor industri agro mencatatkan kontribusi sebesar 52,07 persen terhadap PDB industri pengolahan nonmigas, memberikan andil 8,96 persen terhadap PDB nasional, dan tumbuh positif 4,99 persen. Dari sisi perdagangan luar negeri, nilai ekspor sektor ini menembus USD37,38 miliar dengan **surplus neraca dagang sebesar USD26,96 miliar,” ungkap Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Rabu (30/10/2025).

Agus menambahkan, sepanjang semester I-2025, sektor industri agro berhasil menarik investasi hingga Rp85,05 triliun dan menyerap 9,8 juta tenaga kerja, atau sekitar 50,26 persen dari total tenaga kerja industri pengolahan nonmigas. “Data ini membuktikan bahwa industri agro bukan hanya menjadi motor pertumbuhan, tetapi juga pilar pemerataan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja produktif,” ujarnya.

Lebih lanjut, capaian tersebut sejalan dengan salah satu sasaran Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yakni mempercepat industrialisasi melalui peningkatan nilai tambah di dalam negeri. Untuk itu, Kementerian Perindustrian tengah mengimplementasikan Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN) sebagai kerangka kerja penguatan sistem industri nasional dari hulu hingga hilir.

Dalam konteks sektor agro, pendekatan industrialisasi diarahkan untuk memperkuat hilirisasi berbasis sumber daya alam. Komoditas seperti kakao, sagu, rumput laut, dan kopra didorong menjadi produk turunan bernilai tambah tinggi di dalam negeri. Selain itu, Kemenperin terus memperkuat kemitraan antara pelaku industri, koperasi, dan petani agar pasokan bahan baku tetap berkelanjutan.

“Dengan penerapan prinsip industri hijau, efisiensi energi, serta sertifikasi keberlanjutan seperti Rainforest Alliance, UTZ, dan Organic Certification, sektor ini diharapkan mampu menghasilkan nilai tambah hingga 180 kali lipat dibanding produk mentahnya,” jelas Agus.

Sementara itu, Plt. Dirjen Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika menegaskan bahwa Indonesia kini menjadi salah satu kekuatan besar dunia dalam industri agro. Indonesia tercatat sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia dengan produksi lebih dari 51 juta ton CPO dan CPKO per tahun, serta menempati posisi kedua dunia untuk industri berbasis karet dengan produksi 3,32 juta ton per tahun.

Selain itu, Indonesia juga menduduki peringkat ketiga dunia dalam produksi rumput laut, serta menjadi pemain utama di industri minyak atsiri, kayu, rotan, dan hasil laut olahan.

Dalam pembukaan Pameran Industri Agro 2025, Putu menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi ajang strategis memperkuat jejaring dan promosi produk unggulan industri nasional. Pameran bertema “Agro Industri Maju, Ekonomi Tumbuh Tangguh” tersebut berlangsung di Plasa Pameran Industri, Gedung Kemenperin, Jakarta, 28–31 Oktober 2025, dan diikuti 65 peserta dari berbagai sektor industri agro.

“Pameran ini menjadi momentum penting untuk memperluas peluang bisnis, memperkenalkan produk unggulan nasional, serta memperkuat kolaborasi antara industri, akademisi, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian industri menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Putu.

#IndustriAgro #Kemenperin #EkonomiNasional #AgusGumiwang #PutuJuliArdika #Hilirisasi #InvestasiIndonesia #LapanganKerja #IndonesiaMaju #IndustriHijau #ONBERITA #OnBeritaNasional #OnBeritaJakarta

Penulis : Rizky Sapta Nugraha

Editor : Ali Ramadhan

Sumber : Berita Kemenperin RI | 31 Oktober 2025 https://kemenperin.go.id/artikel/72482339/Menperin:-Industri-Agro-Jadi-Penggerak-Utama-Pertumbuhan-Ekonomi-Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *