KKP Susun RPerpres Gemarikan, Perkuat Kedaulatan Pangan Lewat Konsumsi Ikan
2 mins read

KKP Susun RPerpres Gemarikan, Perkuat Kedaulatan Pangan Lewat Konsumsi Ikan

On Berita – Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menginisiasi RPerpres Gemarikan untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat, memperkuat ketahanan gizi, sekaligus mendukung kedaulatan pangan nasional.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menginisiasi penyusunan Rancangan Peraturan Presiden (RPerpres) Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai langkah strategis dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Langkah ini merupakan implementasi dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait swasembada pangan yang dipandang sebagai bagian integral dari sistem pertahanan dan keamanan negara.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Tornanda Syaifullah menegaskan, program Gemarikan bukan hanya untuk meningkatkan kesadaran gizi, tetapi juga mendorong bisnis perikanan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Gemarikan menjadi solusi peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia sekaligus penghela bisnis perikanan,” ujar Tornanda di Jakarta, Kamis (25/9).

Penyusunan RPerpres Gemarikan dilakukan dengan konsultasi publik agar aspirasi berbagai pihak dapat terakomodasi. Dalam aturan tersebut, akan diatur penyediaan ikan bermutu dan aman, peningkatan akses masyarakat terhadap produk perikanan, serta strategi menumbuhkan minat konsumsi ikan.

Selain itu, RPerpres akan mencakup rencana aksi lima tahunan, pembentukan Tim Koordinasi Nasional Gemarikan, mekanisme tata kerja, hingga sistem pemantauan dan evaluasi. Dari sisi pendanaan, kebijakan ini akan mengoptimalkan dukungan dari APBN, APBD, dan sumber lainnya.

Sekretaris Ditjen PDSPKP Machmud menjelaskan, kebutuhan protein hewani dari ikan terus meningkat secara global. Mengacu data FAO, produksi perikanan budi daya dunia pada 2023 mencapai 98,5 juta ton, melampaui hasil perikanan tangkap yang sekitar 91,4 juta ton.

“Ikan adalah sumber protein sehat dengan jejak karbon rendah dan FCR lebih baik dibanding protein hewani lain. Dengan 70% wilayah dunia berupa perairan, masa depan pangan global ada di laut. Jangan sampai kita kekurangan protein di lumbung ikan,” ujar Machmud.

Hal senada disampaikan Asisten Deputi Pengelolaan Perikanan Tangkap Kemenko Pangan Yogi Yanuar, yang menegaskan bahwa Gemarikan merupakan bagian dari RPJMN 2025–2029. Gerakan ini selaras dengan strategi ekonomi biru untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan, Gemarikan menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan konsumsi ikan masyarakat. Selain memperbaiki kualitas gizi, program ini juga diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan.

#KKP #Gemarikan #KedaulatanPangan #EkonomiBiru #KonsumsiIkan #ProteinSehat #KetahananPangan #EkonomiMaritim #BlueEconomy #ONBERITA #OnBerita #OnBeritaNasional #OnBeritaJakarta

Penulis : Rizky Sapta Nugraha

Editor : Ali Ramadhan

Sumber : Berita Kementerian KKP RI | 25 September 2025 https://kkp.go.id/news/news-detail/kkp-inisiasi-rperpres-gemarikan-untuk-wujudkan-kedaulatan-pangan-J83D.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *