Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta untuk Kondisikan Demo, Pihak Kampus Turun Tangan
1 min read

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta untuk Kondisikan Demo, Pihak Kampus Turun Tangan

ONBERITA, Jakarta – Pengakuan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) yang mengaku menerima dana sebesar Rp20 juta untuk mengondisikan aksi demonstrasi menjadi sorotan publik.

Kasus tersebut kini mendapat perhatian serius dari pihak kampus yang menyatakan akan melakukan penelusuran dan mengambil langkah sesuai aturan yang berlaku.

Informasi mengenai dugaan penerimaan dana tersebut mencuat setelah pernyataan yang bersangkutan beredar luas dan memicu beragam reaksi dari kalangan mahasiswa maupun masyarakat.

Dugaan adanya praktik pengondisian aksi dinilai mencederai nilai-nilai independensi gerakan mahasiswa yang selama ini dikenal sebagai kekuatan moral dan kontrol sosial terhadap kebijakan publik.

Menanggapi polemik tersebut, pihak Universitas Bung Karno dikabarkan telah turun tangan untuk mengklarifikasi informasi yang berkembang.

Kampus menegaskan akan mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, dan asas praduga tak bersalah dalam menyikapi persoalan tersebut.

Sejumlah pihak menilai apabila dugaan tersebut terbukti benar, maka hal itu dapat menjadi preseden buruk bagi dunia kemahasiswaan.

Gerakan mahasiswa yang seharusnya lahir dari aspirasi dan kepentingan publik dikhawatirkan kehilangan legitimasi apabila terdapat intervensi kepentingan tertentu melalui pemberian dana.

Pengamat pendidikan menilai kasus ini harus menjadi momentum evaluasi bagi organisasi kemahasiswaan agar tetap menjaga integritas, independensi, dan akuntabilitas dalam setiap aktivitas yang dijalankan.

Hingga saat ini, proses klarifikasi dan pendalaman informasi masih berlangsung.

Pihak kampus belum menyampaikan kesimpulan akhir terkait dugaan tersebut dan meminta seluruh pihak menunggu hasil pemeriksaan resmi.

#BEMUBK #Universitas #UBK #KetuaBEM #DemoMahasiswa #GerakanMahasiswa #Mahasiswa #Kampus #PendidikanTinggi

Penulis: Woko Baruno

Editor: Ali Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *