Biografi Nanik S Deyang, Ditunjuk Prabowo Gantikan Kepala BGN Dadan Hindayana
3 mins read

Biografi Nanik S Deyang, Ditunjuk Prabowo Gantikan Kepala BGN Dadan Hindayana

On Berita – Jakarta – Kursi kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) resmi berganti nakhoda. Isu pergantian pimpinan di lembaga yang mengurusi program makan bergizi gratis ini langsung menjadi sorotan hangat publik sepekan terakhir.

Presiden Prabowo Subianto secara resmi menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru untuk menggantikan Dadan Hindayana.

Langkah taktis ini diambil pemerintah di tengah tuntutan publik yang besar terhadap percepatan program perbaikan gizi anak sekolah di seluruh Indonesia.

Pergantian posisi di lembaga krusial seperti BGN tentu bukan sekadar rotasi biasa.

Publik saat ini tengah menyoroti bagaimana kelanjutan program-program gizi nasional yang menjadi salah satu pilar janji politik pemerintah.

Oleh karena itu, kehadiran sosok baru di pucuk pimpinan BGN memicu rasa penasaran masyarakat mengenai rekam jejak dan kapabilitas figur yang dipilih oleh Presiden untuk mengemban amanah besar ini.

Melihat dari biografinya, Nanik S Deyang bukanlah nama baru di panggung publik maupun di lingkaran dekat Presiden Prabowo.

Perempuan dengan nama lengkap Nanik S. Deyang atau Nanik Sudaryati Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968.

Ia memulai karier sebagai wartawati di Tabloid Bangkit dan kemudian berkiprah di bidang media serta komunikasi publik.

Setelah pensiun dari dunia jurnalistik, Nanik melebarkan sayapnya ke dunia usaha dan aktif dalam berbagai kegiatan organisasi sosial.

Kedekatannya dengan Prabowo Subianto sudah terbangun cukup lama melalui kiprahnya di berbagai organisasi relawan serta tim pemenangan pemilu.

Sebelum akhirnya dilantik menjadi Kepala BGN, Nanik sebenarnya sudah terlibat langsung di lembaga ini dengan menjabat sebagai Wakil Kepala BGN sejak awal pembentukannya.

Pada 17 September 2025, ia diangkat sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

Dalam perannya di BGN, ia turut mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan berbagai kegiatan komunikasi publik terkait gizi nasional.

ini mengawali karier profesionalnya sebagai seorang jurnalis senior. Pengalaman bertahun-tahun di dunia pers inilah yang membentuk karakternya menjadi sosok yang kritis, memiliki kemampuan komunikasi yang kuat, serta peka terhadap isu-isu sosial di masyarakat.

Pengalaman mendampingi pimpinan terdahulu membuatnya dinilai sangat memahami peta kendala dan tantangan internal organisasi.

Kini, dengan status barunya sebagai Kepala BGN, tantangan yang dihadapi Nanik dipastikan tidak mudah.

Ia memikul tanggung jawab besar untuk memastikan distribusi pangan bergizi berjalan cepat, transparan, dan tepat sasaran hingga ke wilayah pelosok.

Karakter kepemimpinannya yang dikenal tegas dan taktis diharapkan mampu memangkas jalur birokrasi yang rumit, sehingga realisasi program nasional ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh jutaan anak di Indonesia.

Sebagai penutup, penunjukan Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional membuka babak baru dalam manajemen program pangan dan gizi di Indonesia.

Dengan latar belakangnya yang kuat dari dunia media hingga birokrasi, masyarakat kini menunggu gebrakan serta inovasi nyata dari Nanik demi mewujudkan generasi muda Indonesia yang sehat dan bebas dari stunting.

#OnBerita #NanikSDeyang #BGN #BadanGiziNasional #PrabowoSubianto #KabinetIndonesia #MakanBergiziGratis #ProgramGiziNasional #StuntingIndonesia #KesehatanAnak #PemerintahanIndonesia #BeritaNasional

Penulis : Vista Silvia

Editor : Rizky Saptanugraha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *