Saksi Kunci Beberkan “Duit Setan” dalam Dugaan Suap Sertifikasi K3 ke Kemenaker
1 min read

Saksi Kunci Beberkan “Duit Setan” dalam Dugaan Suap Sertifikasi K3 ke Kemenaker

ONBERITA — Jakarta Seorang saksi kunci mengungkap adanya praktik yang disebut sebagai “duit setan” dalam dugaan kasus suap terkait pengurusan sertifikasi K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Istilah “duit setan” disebut merujuk pada aliran dana ilegal yang diduga digunakan untuk memperlancar proses penerbitan sertifikat Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Pengakuan tersebut mencuat dalam proses pemeriksaan yang tengah berlangsung oleh aparat penegak hukum.

Dugaan Praktik Suap SistematisSaksi menyebut bahwa praktik tersebut tidak terjadi secara sporadis, melainkan diduga berlangsung secara terstruktur dalam proses pengurusan sertifikasi.

Sejumlah pihak disebut harus mengeluarkan biaya tambahan di luar ketentuan resmi agar proses berjalan lebih cepat.

Kasus ini pun menimbulkan kekhawatiran terkait integritas sistem sertifikasi K3 yang seharusnya menjamin standar keselamatan kerja di berbagai sektor industri.

Aparat Dalami Aliran DanaPenyidik saat ini tengah mendalami aliran dana yang diduga terlibat dalam praktik tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan oknum di internal lembaga.

Pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain juga terus dilakukan untuk menguatkan konstruksi perkara.

Jika terbukti, praktik ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pekerja karena sertifikasi tidak lagi berdasarkan standar yang semestinya.

Sorotan Publik

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut sektor ketenagakerjaan yang memiliki dampak langsung terhadap keselamatan dan kesejahteraan pekerja di Indonesia.

Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah tegas untuk memastikan transparansi serta memperbaiki sistem pengawasan agar praktik serupa tidak kembali terjadi.

#ONBerita #Kemenaker #K3 #Korupsi #Suap #KeselamatanKerja

Penulis : Woko Baruno

Editor : Ali Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *