Muhaimin Iskandar Minta BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan ke Sektor Informal
2 mins read

Muhaimin Iskandar Minta BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan ke Sektor Informal

On Berita – Jakarta – Pemerintah mendorong perluasan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja sektor informal dan masyarakat yang bekerja di wilayah pedesaan.

Dorongan tersebut disampaikan oleh Muhaimin Iskandar yang menilai bahwa perlindungan jaminan sosial harus dirasakan lebih luas oleh seluruh pekerja Indonesia, tidak hanya pekerja formal di perusahaan besar.

Menurutnya, pengelolaan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan baik oleh BPJS Ketenagakerjaan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat pekerja.

Ia menyampaikan hal tersebut setelah melakukan diskusi terkait pengembangan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Muhaimin menegaskan bahwa perluasan kepesertaan menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat sistem perlindungan sosial di Indonesia.

Selama ini, masih banyak pekerja sektor informal seperti pedagang kecil, petani, nelayan, ojek, pekerja lepas, dan pelaku usaha mikro yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Perlindungan untuk Pekerja Informal dan Pedesaan

Pekerja sektor informal merupakan kelompok pekerja yang jumlahnya cukup besar di Indonesia, namun banyak di antaranya belum memiliki perlindungan jaminan sosial seperti jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, maupun jaminan hari tua.

Padahal, risiko pekerjaan tidak hanya dialami pekerja formal, tetapi juga pekerja informal.

Oleh karena itu, pemerintah menilai perlu adanya upaya lebih serius untuk memperluas kepesertaan hingga ke daerah pedesaan dan sektor usaha kecil.

Dengan semakin banyak pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, maka perlindungan sosial bagi masyarakat juga akan semakin kuat.

Muhaimin juga menekankan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan bukan hanya melindungi pekerja, tetapi juga melindungi keluarga pekerja dari risiko ekonomi jika terjadi kecelakaan kerja atau pekerja meninggal dunia.

Kepesertaan Jadi Kunci Perlindungan Sosial

Perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem perlindungan sosial yang merata.

Semakin banyak pekerja yang menjadi peserta, maka semakin banyak masyarakat yang memiliki perlindungan terhadap risiko pekerjaan.

Selain itu, program jaminan sosial juga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan pekerja dalam jangka panjang, terutama melalui program jaminan hari tua dan jaminan pensiun.

Pemerintah berharap BPJS Ketenagakerjaan dapat terus melakukan sosialisasi dan mempermudah pendaftaran bagi pekerja informal agar mereka dapat ikut serta dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dengan demikian, perlindungan sosial tidak hanya dinikmati pekerja formal, tetapi juga seluruh pekerja Indonesia tanpa terkecuali.

Jaminan Sosial Menjadi Salah Satu Prioritas Pemerintah

Dorongan pemerintah agar BPJS Ketenagakerjaan memperluas kepesertaan ke sektor informal dan pedesaan menunjukkan bahwa perlindungan sosial bagi pekerja menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Dengan semakin banyak pekerja yang terlindungi jaminan sosial, maka ketahanan ekonomi keluarga pekerja juga akan semakin kuat dalam menghadapi berbagai risiko pekerjaan di masa depan.

#OnBerita #BPJSKetenagakerjaan #PekerjaInformal #JaminanSosial #PerlindunganPekerja #MuhaiminIskandar #BeritaNasional #Ketenagakerjaan

Penulis : Rizky Saptanugraha

Editor : Ali Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *