AHY Prediksi Puncak Mudik Lebaran 2026 Terjadi Dua Kali, Operasi Ketupat Polri Siap Memberikan Pengamanan
On Berita – Jakarta – Pemerintah memperkirakan jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan mudik pada Lebaran tahun 2026 mencapai sekitar 143,9 juta orang.
Lonjakan mobilitas tersebut diprediksi akan terjadi secara bertahap dengan dua gelombang puncak arus mudik maupun arus balik.
Hal ini disampaikan oleh Agus Harimurti Yudhoyono selaku Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, prediksi tersebut didasarkan pada hasil survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia mengenai tren pergerakan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dari hasil survei tersebut diketahui bahwa mayoritas pemudik diperkirakan akan bergerak menuju wilayah Pulau Jawa.
Daerah tujuan terbanyak adalah Jawa Tengah dan Jawa Timur, kemudian disusul oleh Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Sulawesi Selatan.
Besarnya arus mobilitas ini menunjukkan bahwa tradisi mudik masih menjadi bagian penting dari budaya masyarakat Indonesia menjelang perayaan Idul Fitri.
AHY menjelaskan bahwa puncak arus mudik diperkirakan terjadi dalam dua periode.
Gelombang pertama diprediksi berlangsung pada 14 hingga 15 Maret 2026, sementara gelombang kedua diperkirakan terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026.
Sementara itu, untuk arus balik, pemerintah juga memperkirakan adanya dua fase kepadatan perjalanan.
Gelombang pertama diprediksi berlangsung pada 24 hingga 25 Maret 2026, sedangkan gelombang kedua diperkirakan terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026.
Selain memetakan waktu perjalanan, pemerintah juga memantau tren penggunaan moda transportasi yang digunakan masyarakat selama mudik.
Berdasarkan data survei, kendaraan pribadi masih menjadi pilihan utama bagi sebagian besar pemudik.
Diperkirakan sekitar 52 persen masyarakat memilih menggunakan mobil pribadi untuk melakukan perjalanan ke kampung halaman.
Dominasi penggunaan kendaraan pribadi ini menunjukkan bahwa jalur darat, khususnya jalan tol, jalan nasional, dan jalur arteri, akan menjadi titik utama kepadatan lalu lintas selama periode mudik.
Setelah mobil pribadi, moda transportasi yang paling banyak digunakan adalah sepeda motor serta bus umum.
Sementara moda transportasi lainnya seperti kereta api antarkota, kapal penyeberangan, kapal laut, dan pesawat terbang juga tetap menjadi pilihan bagi sebagian pemudik.
Untuk memastikan keamanan serta kelancaran perjalanan selama periode mudik, aparat keamanan juga telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan.
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Dedi Prasetyo, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengerahkan sebanyak 161.243 personel gabungan dalam Operasi Ketupat 2026.
Personel tersebut terdiri dari anggota Polri serta berbagai instansi terkait yang akan bertugas mengamankan jalur mudik, pusat keramaian, serta lokasi-lokasi strategis lainnya selama periode Lebaran.
Selain itu, Polri juga menyiapkan sebanyak 2.746 pos pengamanan di berbagai wilayah Indonesia.
Pos tersebut terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu.
Aparat keamanan juga telah memetakan sejumlah jalur yang berpotensi mengalami kepadatan tinggi selama musim mudik.
Beberapa titik yang menjadi perhatian khusus antara lain jalur Nagreg di Jawa Barat, kawasan Gadog menuju Puncak, serta Simpang Tiga Mengkreng di Jawa Timur.
Selain jalur darat, beberapa jalur penyeberangan juga menjadi fokus pengawasan, termasuk lintasan Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Surabaya, serta rute penyeberangan Bali–Lombok.
Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Polri juga memanfaatkan teknologi digital dalam sistem tanggap darurat.
Salah satunya melalui layanan panggilan darurat 110 yang dapat diakses masyarakat selama perjalanan mudik.
Melalui berbagai langkah pengamanan serta koordinasi lintas instansi, pemerintah berharap perjalanan mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
#OnBerita #MudikLebaran2026 #ArusMudik #ArusBalik #OperasiKetupat2026 #AHY #Polri #Lebaran2026 #MudikAman #TransportasiIndonesia
Penulis : Rizky Saptanugraha
Editor : Ali Ramadhan
