Kemenperin Angkat Bicara Soal Transaksi Mencurigakan Rp12 Triliun Temuan PPATK
On Berita – Jakarta — 05 Februari 2026 Kementerian Perindustrian (Kemenperin) angkat bicara terkait temuan transaksi mencurigakan senilai Rp12 triliun yang dilaporkan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Temuan tersebut menjadi sorotan publik karena melibatkan aliran dana bernilai besar dan berpotensi berkaitan dengan aktivitas ilegal.
Kemenperin menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh upaya penelusuran dan penegakan hukum yang dilakukan oleh otoritas terkait.
1. Temuan Transaksi Mencurigakan oleh PPATK
PPATK mengungkap adanya transaksi keuangan mencurigakan dengan nilai mencapai Rp12 triliun berdasarkan hasil analisis dan pelaporan lembaga keuangan.
Transaksi tersebut dinilai tidak sesuai dengan profil, pola, maupun kewajaran aktivitas ekonomi pihak-pihak terkait, sehingga memerlukan penelusuran lebih lanjut oleh aparat penegak hukum
2. Penjelasan dan Sikap Kemenperin
Menanggapi temuan tersebut, Kemenperin menyatakan bahwa pihaknya menghormati dan mendukung proses analisis PPATK serta siap memberikan klarifikasi apabila diperlukan.
Kemenperin juga menegaskan bahwa setiap dugaan pelanggaran hukum akan ditangani sesuai mekanisme yang berlaku, dengan tetap mengedepankan asas transparansi dan akuntabilitas.
3. Koordinasi Antar Lembaga
Dalam penanganan transaksi mencurigakan ini, koordinasi lintas lembaga menjadi kunci utama.
PPATK akan bekerja sama dengan:aparat penegak hukum,kementerian dan lembaga terkait,serta instansi pengawas keuangan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan asal-usul dana, tujuan transaksi, serta pihak-pihak yang terlibat dapat diungkap secara menyeluruh.
4. Dampak dan Perhatian Publik
Nilai transaksi yang mencapai Rp12 triliun membuat kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat.
Publik menilai pentingnya pengawasan ketat terhadap aliran dana, terutama yang berkaitan dengan sektor strategis dan penggunaan anggaran besar.
Pengamat menekankan bahwa penanganan yang transparan akan berpengaruh besar terhadap kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.
5. Komitmen Pemerintah dalam Pencegahan Kejahatan Keuangan
Pemerintah menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sistem pencegahan dan pemberantasan kejahatan keuangan, termasuk: pencucian uang,pendanaan ilegal,dan penyalahgunaan sistem keuangan.
PPATK dan kementerian terkait diharapkan terus bersinergi guna menjaga integritas sistem keuangan nasional.
Pernyataan Kemenperin terkait temuan transaksi mencurigakan Rp12 triliun oleh PPATK menegaskan dukungan pemerintah terhadap penegakan hukum dan transparansi keuangan.
Publik kini menunggu perkembangan lanjutan hasil penelusuran aparat berwenang atas kasus tersebut.
#OnBerita #Kemenperin #PPATK #TransaksiMencurigakan #Rp12Triliun #BeritaUpdate #KeuanganNegara #PencucianUang #BeritaNasional #HukumKeuangan
