Ketegangan Meningkat: AS Siap Serang Iran, Iran Ancaman Balasan
2 mins read

Ketegangan Meningkat: AS Siap Serang Iran, Iran Ancaman Balasan

On Berita — Jakarta — Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terus memanas dengan potensi eskalasi militer yang signifikan.

Sejumlah negara dan analis internasional kini mengawasi secara ketat kemungkinan serangan militer AS terhadap Iran serta respons keras yang dapat diambil Teheran.

AS Siap Ambil Aksi Militer

Pihak militer AS menegaskan kesiapan penuh untuk mengambil tindakan terhadap Iran jika diperintahkan oleh Presiden AS.

Pernyataan ini disampaikan oleh pejabat pertahanan AS, yang menekankan militer siap mendukung setiap keputusan strategis pemerintah.

Selain itu, kekuatan tambahan telah dikerahkan ke kawasan Timur Tengah, termasuk kapal perang dan kapal perusak untuk meningkatkan kehadiran militer AS di perairan kritis seperti Teluk Persia, menandakan kesiapan menghadapi konflik yang lebih luas.

Iran Tanggapi dengan Ancaman BalasanIran memperingatkan bahwa jika terjadi serangan, responsnya tidak akan terbatas pada wilayah tertentu.

Teheran menyatakan siap menghadapi agresi dengan tindakan yang bisa menyasar pangkalan militer AS dan kapal perang di kawasan, sekaligus mempertimbangkan berbagai opsi balasan jika konflik meletus.

Media dan analis menyebut pihak Iran sudah mempersiapkan diri untuk kemungkinan konflik besar, termasuk kesiapan militer dan strategi tanggapan.

Dukungan Regional terhadap Rencana AS

Lobi diplomatik juga terlihat meningkat. Pejabat senior dari Arab Saudi dan Israel dikabarkan melakukan kunjungan ke Washington untuk membahas dukungan terhadap kemungkinan aksi militer AS terhadap Iran.

Hal ini mencerminkan adanya koordinasi antara sekutu dalam menghadapi ketegangan yang terus meningkat.

Konteks Konflik: Aksi & Ancaman

Ketegangan AS–Iran bukan hal baru. Dalam konflik yang berlangsung sejak 2025:

  • AS pernah melakukan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran di fasilitas seperti Fordow, Natanz, dan Isfahan pada Juni 2025, dengan tujuan menunda program nuklir Iran.
  • Iran mengecam serangan tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional dan ancaman perdamaian, serta berjanji akan menanggung akibatnya jika agresi berlanjut.
  • Parlemen Iran bahkan menyetujui langkah untuk menutup Selat Hormuz, jalur penting ekspor minyak dunia, jika agresi berlanjut — menunjukkan dampak eskalasi yang bisa meluas ke ekonomi global.
  • Sebagian sekutu AS di Timur Tengah justru berupaya membujuk Washington untuk menunda serangan dan memberikan tawaran diplomasi, karena takut konflik dapat meledak menjadi perang besar regional.

#Onberita #ASIranserangan #keteganganASIran #MiliterASTimurTengah

Penulis : Woko Baruno

Editor : Syarif Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *