Pendaki Asal Magelang Hilang di Gunung Slamet, Ini Kronologinya
On Berita – Jakarta – Upaya pencarian terhadap Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki asal Magelang, Jawa Tengah, yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet, resmi dihentikan sementara pada Senin (5/1/2026).
Keputusan tersebut diambil setelah tim gabungan tidak menemukan tanda keberadaan korban selama tujuh hari pencarian intensif di jalur pendakian.
Ali diketahui melakukan pendakian bersama rekannya, Himawan Haidar Bahran, melalui jalur Pos Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, pada Sabtu (27/12/2025).
Keduanya tercatat mendaki tanpa rencana menginap atau tektok, dengan target turun keesokan harinya, Minggu (28/12/2025).
Terpisah Saat Mencari Pertolongan
Peristiwa hilangnya Ali bermula ketika Himawan mengalami cedera kaki saat pendakian menuju puncak Gunung Slamet.
Dalam kondisi darurat tersebut, Ali memutuskan turun lebih dulu untuk mencari bantuan.
Sejak saat itu, keduanya terpisah dan Ali tidak pernah kembali ke titik keberadaan rekannya.
Ketika keduanya tidak kunjung turun sesuai jadwal, pihak basecamp dan relawan setempat mulai melakukan koordinasi.
Laporan pendaki yang belum kembali kemudian ditindaklanjuti dengan operasi pencarian oleh tim sukarelawan gabungan.
Rekan Pendaki Ditemukan Selamat
Setelah dua hari pencarian, Himawan akhirnya ditemukan oleh tim gabungan di sekitar Pos Sembilan Gunung Slamet dalam kondisi lemas.
Ia kemudian dievakuasi menuju basecamp pada Selasa (30/12/2025) untuk mendapatkan penanganan medis.
Meski demikian, keberadaan Ali masih belum diketahui.
Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan menyisir jalur pendakian, area jurang, serta lokasi-lokasi yang diperkirakan menjadi lintasan korban saat turun gunung.
Operasi SAR Diperpanjang
Setelah tujuh hari pencarian tanpa hasil signifikan, operasi SAR sempat dihentikan sesuai prosedur.
Namun, mempertimbangkan permintaan keluarga dan hasil evaluasi lapangan, Basarnas memutuskan memperpanjang masa pencarian selama dua hari.
Kepala BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, menyampaikan bahwa perpanjangan pencarian dilakukan hingga Rabu (7/1/2026).
Menurutnya, langkah ini diambil untuk memaksimalkan upaya pencarian sebelum operasi SAR benar-benar ditutup.
Libatkan Puluhan Relawan dan Perluasan Area
Dalam proses pencarian, lebih dari 70 personel gabungan dikerahkan.
Mereka terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, relawan pecinta alam, serta masyarakat setempat. Area pencarian juga diperluas hingga sejumlah jalur pendakian alternatif.
Gunung Slamet sendiri berada di wilayah lima kabupaten, yakni Tegal, Pemalang, Brebes, Purbalingga, dan Banyumas.
Kondisi geografis yang luas, medan ekstrem, serta cuaca yang kerap berubah menjadi tantangan utama dalam proses pencarian.
Hingga batas akhir perpanjangan, tim SAR masih berharap menemukan petunjuk baru terkait keberadaan Ali, sembari tetap mengedepankan keselamatan seluruh personel di lapangan.
#OnBerita #PendakiHilang #GunungSlamet #BeritaNasional #SARIndonesia #PendakianGunung #InfoJawaTengah
Penulis : Rizky Saptanugraha
Editor : Ali Ramadhan
