Kementerian PKP Dorong Gapensi Aktif Bangun Rumah Bersubsidi untuk Rakyat
2 mins read

Kementerian PKP Dorong Gapensi Aktif Bangun Rumah Bersubsidi untuk Rakyat

On Berita – Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mendorong Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan rumah bersubsidi dan rumah komersial, agar tidak hanya bergantung pada proyek yang dibiayai oleh APBN.

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengajak Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) berperan aktif dalam mempercepat pembangunan rumah bersubsidi dan rumah komersial bagi masyarakat.

Dorongan ini disampaikan oleh Menteri PKP Maruarar Sirait dalam pertemuan bersama Ketua Umum Gapensi Andi Rukman, di Kantor Kementerian PKP, Jumat (25/10/2025). Pertemuan turut dihadiri Dirjen Kawasan Permukiman Sri Fitrah Nur, Staf Ahli Bidang Sistem Pembiayaan, Pencegahan Korupsi, dan Pemberdayaan Masyarakat Budi Permana, serta Tenaga Ahli Menteri Pahala Nainggolan.

Menteri Maruarar, atau akrab disapa Menteri Ara, menegaskan bahwa peluang bagi kontraktor dalam pembangunan rumah rakyat sangat besar.

“Rumah subsidi jelas pembangunannya pakai kontraktor. Kuota subsidi tahun ini 350 ribu, tahun depan juga 350 ribu. Ini peluang besar untuk pengusaha kontraktor. Gapensi perlu berpikir untuk jadi kontraktor program bersubsidi dan rumah komersial, tidak hanya mengandalkan proyek APBN,” ujarnya.

Menteri Ara juga mencontohkan para pengembang muda seperti Angga dan Wawan yang telah sukses membangun perumahan rakyat dan terbuka membagikan pengalamannya kepada sesama pelaku usaha. Ia menegaskan bahwa Kementerian PKP berkomitmen memperluas kolaborasi dengan dunia usaha dan asosiasi konstruksi dalam mempercepat penyediaan rumah layak untuk rakyat.

Selain itu, Menteri PKP mendorong Gapensi memanfaatkan bantuan pembiayaan pemerintah, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan, yang dapat digunakan oleh kontraktor kecil dan menengah sebagai modal usaha.

“KUR perumahan ini bisa jadi solusi bagi kontraktor anggota Gapensi agar punya akses pembiayaan lebih luas,” jelasnya.

Tak hanya itu, Menteri Ara juga mendorong para pengembang rumah subsidi untuk memanfaatkan instrumen pasar modal sebagai sumber pembiayaan alternatif di luar perbankan.

“Pasar modal bisa menjadi pilihan sehat agar pengembang tidak bergantung pada pinjaman bank. Sekuritas seperti Mandiri, BNI, atau Danareksa bisa dipelajari. Kita ingin membangun ekosistem pembiayaan yang sehat dan berintegritas,” tambahnya.

Ketua Umum Gapensi Andi Rukman menyambut baik arahan tersebut. Ia menilai peluang pembangunan 350 ribu rumah subsidi menjadi kesempatan besar bagi para anggota Gapensi di seluruh Indonesia.

“Saat ini semua kontraktor berebut proyek pemerintah. Dengan adanya peluang di sektor rumah subsidi, kami melihat potensi besar untuk anggota Gapensi agar berani menjadi pengembang,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, Kementerian PKP berharap Gapensi dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses hunian layak dan mendukung pemerataan pembangunan perumahan di berbagai daerah.

#KementerianPKP #MaruararSirait #Gapensi #PerumahanRakyat #RumahSubsidi #PembangunanNasional #KURPerumahan #PasarModal #EkonomiKonstruksi #OnBerita #ONBERITA #OnBeritaNasional #OnBeritaJakarta

Penulis : Rizky Sapta Nugraha

Editor : Ali Ramadhan

Sumber : Berita Kementerian PKP RI | 26 Oktober 2025 https://pkp.go.id/berita/detail/kementerian-pkp-dorong-gapensi-ikut-bangun-rumah-untuk-rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *