Menteri Trenggono Raih Distinguished Fellow BOSF, Tegaskan Anak Muda Penentu Masa Depan Laut
3 mins read

Menteri Trenggono Raih Distinguished Fellow BOSF, Tegaskan Anak Muda Penentu Masa Depan Laut

On Berita – Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, mengajak generasi muda aktif dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan berkelanjutan. Dalam Public Lecture perdana Blue Ocean Strategy Fellowship (BOSF), ia menegaskan pentingnya ekonomi biru dan pangan biru sebagai strategi masa depan untuk ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi, dan perlindungan ekosistem laut.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengajak generasi muda terlibat aktif dalam membangun sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa laut bukan hanya masa lalu dan masa kini, tetapi juga masa depan bangsa.

“Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki tanggung jawab sekaligus kesempatan besar untuk menunjukkan bahwa laut bisa menjadi penopang ekonomi nasional tanpa merusak ekosistem,” ujar Menteri Trenggono saat menjadi pembicara utama dalam Public Lecture perdana Blue Ocean Strategy Fellowship (BOSF) di The Atrium, Sampoerna Strategic Square, Jakarta, Jumat (8/8).

Mengusung tema “Unlocking the Blue Economy for Sustainable Marine Ecosystem in Indonesia”, forum ini dihadiri lebih dari 300 peserta dari kalangan mahasiswa, akademisi, komunitas, asosiasi, dan publik. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Trenggono dianugerahi gelar Distinguished Fellow BOSF sebagai penghargaan atas kepemimpinan Indonesia dalam kebijakan kelautan di tingkat global.

Menurutnya, krisis pangan global, perubahan iklim, dan tekanan terhadap keanekaragaman hayati laut menuntut kebijakan yang progresif dan berkelanjutan. Pangan biru—hasil perairan seperti ikan, rumput laut, dan udang—memiliki keunggulan gizi, jejak karbon rendah, serta potensi ekonomi besar bagi masyarakat pesisir.

Berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) dan Forum Ekonomi Dunia (WEF), populasi dunia pada 2050 diproyeksikan mencapai 9,7 miliar jiwa, dengan kebutuhan protein meningkat hingga 70 persen. Sistem pangan berbasis daratan diprediksi tidak mencukupi, sementara di Indonesia permintaan protein diperkirakan mencapai 21,1 juta ton per tahun.

“Ekonomi biru bukan sekadar pendekatan pembangunan, melainkan komitmen moral untuk menjaga laut bagi generasi mendatang,” tegasnya.

KKP telah menetapkan lima kebijakan prioritas ekonomi biru untuk menjaga keseimbangan ekologi sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan, produktivitas perikanan, dan posisi Indonesia dalam rantai pasok pangan global.

Rangkaian BOSF dimulai dengan kompetisi ide nasional yang diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai daerah. Sepuluh finalis terpilih mempresentasikan inovasi berbasis data di hadapan Menteri Trenggono.

Juara pertama diraih Maryanto Banobe (Universitas Kristen Satya Wacana) dengan inovasi Briket Substitusi Cangkang Teritip. Juara kedua, Putri A. Ifada (Universitas Airlangga), memperkenalkan Seeshark, platform identifikasi spesies hiu melalui potongan tubuh atau sampel kulit. Sementara juara ketiga, M. Shidqy Yudistira (Universitas Padjadjaran), mengusung gagasan Garam Laut Bersih untuk Indonesia Mandiri (Garamin).

“Karya-karya ini membuktikan generasi muda Indonesia punya potensi luar biasa membangun ekosistem laut yang berkelanjutan,” kata Trenggono. Ia berpesan agar anak muda terus belajar, berinovasi, dan berani mencoba hal baru.

Co-Chair BOSF sekaligus Presiden Sampoerna University, Marshall Schott, juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem laut berkelanjutan. “Ide-ide di BOSF sangat relevan untuk membentuk kebijakan visioner, kepemimpinan dinamis, dan strategi industri yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

#MenteriTrenggono #BOSF2025 #EkonomiBiru #PanganBiru #KelautanPerikanan #AnakMudaIndonesia #BeritaTerkini #SustainableOcean #BlueEconomy #IndonesiaMaju #MarineEcosystem #ONBERITA #OnBerita #OnBeritaJakarta #OnBeritaNasional

Penulis : Rizky Sapta Nugraha

Editor : Ali Ramadhan

Sumber : Berita Kementerian KKP RI | Jakarta, 8 Agustus 2025. https://kkp.go.id/news/news-detail/dianugerahi-distinguished-fellow-bosf-menteri-trenggono-ungkap-peran-penting-anak-muda-di-sektor-kelautan-perikanan-pZA2.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *