Dimas Restu Aji Pimpin PMII UNUSIA Jakarta Pusat, Siap Bangun Gerakan Progresif dan Inklusif
1 min read

Dimas Restu Aji Pimpin PMII UNUSIA Jakarta Pusat, Siap Bangun Gerakan Progresif dan Inklusif

Jakarta, 4 Juli 2025 | On Berita— Dalam forum sakral Rapat Tahunan Komisariat (RTK), Dimas Restu Aji resmi terpilih sebagai Ketua Mandataris PMII Komisariat Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Jakarta Pusat masa khidmat 2025–2026. Pemilihan ini bukan sekadar suksesi kepemimpinan, melainkan penegasan arah baru bagi gerakan mahasiswa Islam di tengah tantangan zaman yang terus bergerak dinamis.

Mengusung visi besar: “Menjadikan PMII UNUSIA Jakarta Pusat sebagai organisasi yang harmonis, profesional, dan progresif”, Dimas menyuarakan tekad kuat untuk membangun atmosfer organisasi yang nyaman, inklusif, dan berbasis kolaborasi lintas kader. Ia menegaskan, gerakan PMII harus menjadi rumah kader yang ramah, namun tetap tajam secara intelektual dan ideologis.

“Sudah saatnya PMII tidak hanya menjadi ruang diskusi, tapi juga medan perjuangan yang terorganisir. Kita butuh gerakan kolektif yang mengakar, berpijak pada nilai, dan siap bersaing dalam gelanggang nasional!” tegas Dimas dalam pidato kemenangannya yang membakar semangat seluruh peserta forum. Dimas membawa misi perubahan yang menyentuh tiga fondasi utama PMII:

Meneguhkan ukhuwah dan nilai kebersamaan sebagai ruh solidaritas kader;

Membangun suasana organisasi yang humanis, kondusif, dan saling menghargai, sebagai syarat utama proses kaderisasi yang sehat;

Menumbuhkan kesadaran ideologis dan semangat kolektif, bahwa kerja tim dan kolaborasi adalah kunci utama kebangkitan gerakan.

Dengan semangat transformasi dan keberanian menghadapi tantangan zaman, kepemimpinan Dimas Restu Aji diyakini akan membawa warna baru bagi PMII UNUSIA Jakarta Pusat — bukan hanya sebagai organisasi mahasiswa, tapi sebagai lokomotif perubahan sosial dan kaderisasi yang relevan dengan kebutuhan umat dan bangsa.

PMII tidak diam. PMII akan bergerak. Dan perubahan itu dimulai sekarang.

Penulis : Rizki Abdul Rahman Wahid

Editor : Ali Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *