Untuk Kabinet Baru PPP Tidak Akan Ajukan Lukman Hakim Saifuddin

0
14

Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) sepakat nama kader partai itu, Lukman Hakim Saifuddin tak akan kembali diusulkan menjadi menteri agama di kabinet pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Sebab, Lukman sudah menjabat sebagai Menteri Agama sejak awal pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla dilantik pada 2014. “Kami ini cenderung menganut prinsip gantian gitu ya. Jadi ini setuju semua kalau soal prinsip,” kata Arsul usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Bogor, Sabtu (13/7/2019).

Dalam pertemuan itu, Arsul menyebut Jokowi secara terbuka langsung meminta PPP segera mengusulkan nama calon menteri mereka. Menurut dia, nama-nama tersebut akan dirapatkan terlebih dulu oleh para pengurus inti dari PPP. Namun, ia juga memastikan bahwa Lukman Hakim Sayifuddin tak akan masuk ke nama calon menteri yang akan mereka ajukan.

“Pak lukman tentu ada penugasan lain dari partai dan tidak tertutup juga dari pemerintahan Pak Jokowi-Kiai Maruf penugasannya apa. Tapi sebagai partai kader, kami juga harus berikan kesempatan kader lain utk bisa duduki jabatan-jabatan di pemerintahan,” kata Arsul. Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa menambahkan, Jokowi dalam pertemuan itu meminta partainya tak kalah dengan partai lain yang juga sudah mengajukan nama calon menteri.

“Saya mengulangi saja, kalau Nasdem minta 11, PKB minta 10, maka pantas juga kalau PPP minta 9. Gitu kata Presiden,” kata Suharso kepada wartawan usai pertemuan. Suharso mengatakan, dengan adanya permintaan dari Jokowi, maka pihaknya akan segera menyusun nama-nama kader yang layak untuk diajukan kepada Jokowi. Ia juga menegaskan, pos menteri yang layak diberikan ke partainya tidak hanya di kementerian agama. Ia memastikan bahwa PPP memiliki banyak stok kader yang mumpuni untuk menjadi pembantu presiden.

“Harapannya tentu banyak lah. Kementerian apa saja ya kan yang cocok untuk PPP, kan banyak,” kata dia. Nama Lukman sendiri sebelumnya sempat terseret dalam kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama. Kasus tersebut juga turut menyeret Ketua Umum PPP Romahurmuziy. Lukman sudah beberapa kali diperiksa KPK dan diminta untuk bersaksi di sidang Tipikor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here