Suzuki Vitara 2019 Tampil Lebih Modern dan Dipamerkan di Jenewa

0
37

OnBerita.com | Suzuki Vitara di Indonesia merupakan mobil SUV yang diproduksi oleh Suzuki dalam empat generasi sejak tahun 1988. Model generasi kedua dan ketiga dikenal sebagai Suzuki Grand Vitara, dengan seri keempat dan saat ini menghindari awalan ini. Di Jepang dan sejumlah pasar lainnya, semua generasi telah menggunakan nama Suzuki Escudo.

Seri aslinya dirancang untuk mengisi slot di atas Suzuki Jimny. Generasi pertama dikenal sebagai Suzuki Sidekick di Amerika Serikat. Versi Amerika Utara diproduksi sebagai usaha patungan antara Suzuki dan General Motors yang dikenal sebagai CAMI. Sidekick dijual di berbagai lencana seperti Geo Tracker (Chevrolet Tracker mulai tahun 1998 model) di Amerika Serikat, dan sebagai GMC Tracker, Chevrolet Tracker, Asuma Sunrunner dan Pontiac Sunrunner di Kanada. Itu juga dijual sebagai Santana 300 dan 350 di Spanyol. Di pasar Jepang, itu juga dijual sebagai Mazda Proceed Levante.

Generasi kedua diluncurkan pada tahun 1998 di bawah lencana “Grand Vitara” di sebagian besar pasar. Itu disertai oleh SUV yang masih lebih besar yang dikenal sebagai Suzuki XL-7 (dikenal sebagai Grand Escudo di Jepang). Generasi ketiga diluncurkan pada 2005.

Generasi keempat, dirilis pada 2015, kembali ke nama asli “Vitara” di sebagian besar pasar, tetapi beralih dari SUV off-road ke gaya crossover yang lebih berorientasi jalan. Ini berbagi platform dan banyak komponen dengan SX4 S-Cross, crossover kompak di kelas yang sama.

Pada acara Geneva Motor Show, Suzuki memamerkan mobil terbaru mereka yakni New Suzuki Vitara. Mobil tersebut tidak ada yang berubah dari penampilan Suzuki Vitara sebelumnya, hanya saja mobil ini tentu menampilkan tampang yang lebih elengan dan modern.

Pembaruan mencakup grille dan bumper yang didesain ulang serta kluster headlamp yang jernih, dengan GLX andalannya telah menggunakan lampu LED dan DRL. Di bagian belakang, lampu belakang yang dibenahi kembali dilengkapi dengan lampu led, dan pada GLX memiliki sensor parkir depan dan belakang.

Nuansa interior telah ditingkatkan dengan panel instrumen terbuat dari bahan sentuhan lembut premium. GLX mendapatkan bahan jok yang lebih keras dan lebih mewah dengan memadukan kulit suede dan kulit sintetis.

Suzuki telah melengkapi model GL dan GLX dengan tampilan informasi layar 10,7cm dan LCD monokrom. Layar ini menampilkan informasi seperti rentang mengemudi, kecepatan rata-rata, suhu, indikator perpindahan gigi dan, pada model AllGrip (4×4), mode mengemudi yang dipilih.

Suzuki menambahkan layar besar kedua dalam sistem Smart Linkage Display Audio baru, yang menggantikan sistem analog. Layar sentuh baru ini menghadirkan integrasi smartphone, Android Auto dan Apple CarPlay dan konektivitas Bluetooth bawaan. Layar ini juga menampilkan gambar kamera saat akan parkir.

Seperti sebelumnya, Vitara memiliki daftar fitur standar yang relatif luas termasuk jendela listrik (hanya depan pada model GL), penguncian sentral, kontrol AC, power steering, dan kursi belakang yang dapat dilipat.

 

GL + dan GLX juga memiliki kontrol AC, kontrol jelajah, roda kemudi multifungsi, jendela listrik serba dan perincian krom. GLX dengan top-range memiliki trim panel instrumen yang unik, akses tanpa kunci dengan tombol-tekan Start / Stop dan tilt elektrik dan sunroof panoramic sliding yang diapit oleh roof rail chrome.

Semua model memiliki tingkat keamanan tinggi (dan rating kecelakaan Euro NCAP bintang lima) dengan tujuh airbag, kontrol stabilitas elektronik, dan rem ABS dengan bantuan rem darurat.

Vitara masih mengandalkan mesin bensin 1.6L dengan output 86kW dan 156Nm, dikawinkan dengan pilihan manual lima kecepatan atau gearbox otomatis enam kecepatan. Ada peluang penggunaan mesin baru dengan turbo. Pengemudi dapat mengemudi Vitara dalam mode all-wheel-drive untuk kecepatan hingga 60 km/jam untuk traksi off-road maksimum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here