Penyebab Anak Demam dan Cara Mengatasinya

0
30

Onberita – Demam merupakan sebuah kondisi yang paling sering dikeluhin sama banyak orang. Keadaan ini bisa disebabkan sama berbagai kondisi medis, sehingga cara untuk ngatasinnya juga sangat bervariasi.

Seseorang dikatakan demam kalo suhu tubuhnya lebih dari 38°C. Kondisi ini bukanlah suatu penyakit, melainkan sebuah gejala dari penyakit yang mendasari. Kondisi ini dianggap sebagai bagian penting dari pertahanan tubuh terhadap infeksi.

Penyebab demam bisa beragam karena merupakan cara tubuh melawan infeksi. Siapapun bisa ngalamin demam dalam hidupnya. Meskipun terkadang mengkhawatirkan, demam yang tinggi tidak selalu bertanda bahwa kamu menderita suatu penyakit yang serius.

Penyebab demam bisa beragam seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Berikut beberapa penyebab demam:

1. Dehidrasi
Penyebab demam pertama adalah dehidrasi alias kekurangan cairan. Kondisi ini sering ditemui pada bayi dan anak, meski tak menutup kemungkinan untuk terjadi pada orang dewasa juga.

Untuk mengatasi penyebab demam satu ini, kamu bisa memenuhi kebutuhan cairan sehari-hari. Selain itu, pada bayi dan balita, mengonsumsi ASI dalam jumlah cukup merupakan suatu kewajiban untuk menghindari demam.

2. Alergi
Alergi juga merupakan salah satu penyebab demam. Saat alergi kambuh, penderita dapat mengalami berbagai keluhan seperti demam, gatal, hidung berair dan pembengkakan pada beberapa bagian tubuh.

Untuk mengatasi demam akibat alergi, penderita wajib menghindari faktor pencetus (alergen). Pada kasus yang berat, penderita perlu mengonsumsi antihistamin atau steroid yang diberikan oleh dokter.

3. Cedera tulang
panas, membengkak dan sulit digerakkan. Ini hal yang sangat menyulitkan untuk beraktivitas.

Selain itu, penyakit rheumatoid atau penyakit kronis yang menyebabkan pembengkakan dan nyeri pada sendi, jaringan di sekitar sendi dan organ lain dalam tubuh manusia juga bisa menyebabkan demam.

Pada keadaan ini, tindakan yang bisa dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan kompres dingin. Hal ini dilakukan untuk ngurangin rasa nyeri di daerah yang cedera. Setelah itu, pemasangan bidai pada daerah yang terlibat juga bisa dilakukan untuk mengurangi pergerakan bagian tubuh yang sedang cedera.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here