Pemain MU Mengeluh: Latihan Solskjaer hanya Lari, Lari dan Lari

0
44

OnBerita – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, dikabarkan mulai mendapat serangan dari anak asuhnya. Para pemain United tidak senang dengan metode berlatih Solskjaer yang hanya menekankan aspek fisik.

Solskjaer dan para pemain United telah membuka lembaran baru untuk musim 2019/20 ini. United telah memulai sesi latihan pramusim pada 1 Juli 2019 yang lalu, dengan situasi tidak semua pemain ambil bagian.

Beberapa pemain United saat ini masih libur, seperti Alexis Sanchez. Dia baru saja membela Chile di Copa America 2019. Sanchez pun tidak ikut dalam sesi latihan United yang kini digelar di Perth, Australia.

Dikutip dari ESPN, ada banyak protes dari para pemain United tentang cara latihan Solskjaer. Protes ini mayoritas berasal dari pemain asing, pemain dari luar Inggris.

Gaya latihan Solskjaer dinilai terlalu Inggris dan sudah kuno. Sebab, setiap latihan, manajer berusia 45 tahun tersebut selalu memberi arahan yang sama: lari, lari dan lari. Dia hanya menekankan aspek fisik saja.

Solskjaer bahkan disebut beberapa kali harus menggelar latihan dua kali dalam satu hari. Kondisi itu makin memperparah situasi dan membuat pemain kesal.

Pada periode akhir musim 2018/19 yang lalu, Solskjaer pernah mengeluh soal kondisi fisik pemain United. Keluhan tersebut pertama kali terungkap saat United menelan kekalahan dengan skor 4-0 dari Everton pada 21 April 2019 silam.

Solskjaer meyakin bahwa buruknya performa United pada akhir musim lalu, dimana Marcus Rashford dan kolega tidak menang dalam enam laga terakhir, adalah karena alasan fisik. Karena itu, manajer asal Norwegia memberi latihan fisik dengan sangat keras.

Buruknya fisik United juga nampak dari statistik umum di akhir musim lalu. Pada sepuluh laga terakhir musim lalu, 12 dari 18 gol yang bersarang di gawang David de Gea terjadi pada babak kedua. Solskjaer melihat ada yang salah dengan kurangnya fokus dan kekuatan fisik pemain.

Dengan pertimbangan di atas, Solskjaer diklaim tidak akan memberi toleransi terkait latihan fisik yang harus dijalani pasukannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here