Pak JK Adalah Cawapres Sesungguhnya, Saya Hanya Penggantinya Ucap Ma’ruf Amin

0
117

Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin berseloroh bahwa dirinya hanyalah cawapres pengganti dari Jusuf Kalla. Hal ini dia sampaikan di depan relawan pendukung Kalla, yang berada di Institut Lembang Sembilan, yang mengukuhkan kelompok relawan Gerakan Indonesia Maju. “Sebenarnya cawapres sesungguhnya itu ya Pak JK, saya ini cuma penggantinya. Karena beliau terkendala oleh aturan sehingga terpaksa saya gantikan beliau. Jadi cawapresnya tetap Pak JK,” ujar Ma’ruf di Hotel Aryaduta, Minggu (24/2/2019).

Dia pun sangat berterima kasih karena Institut Lembang Sembilan memilih mendukung Jokowi-Ma’ruf dalam Pilpres 2019 yang akan datang. Menurut dia, kelompok relawan yang dibentuk Institut Lembang Sembilan adalah salah satu yang potensial. Sebab, mereka memiliki pengalaman membantu Jusuf Kalla dalam memenangkan Pilpres pada 2004 dan 2014.

Ma’ruf juga mengatakan Jusuf Kalla telah membantu pak Jokowi dalam membuat pondasi pembangunan selama periode 2014-2019. Jika nanti menang, Ma’ruf berkomitmen akan membantu Jokowi untuk memaksimalkan prestasi di periode sebelumnya. “Kami yakini bahwa pasangan 01 lebih siap membuat Indonesia maju karena sudah punya modal dari yang ditetapkan Pak Jokowi dan Pak JK,” ujar Ma’ruf.

Adapun sebelumnya, calon presiden petahana Joko Widodo juga pernah mengungkapkan keinginannya berpasangan kembali dengan Jusuf Kalla pada periode kedua mendatang. Hal itu diungkapkan Jokowi saat pidato di acara silaturahmi dengan ulama di Rinra Hotel, Kota Makassar, Sabtu (22/12/2018).

“Konstitusi tidak memperbolehkan saya untuk terus bersama Pak Jusuf Kalla. Kalau konstitusi memperbolehkan, ya saya akan terus bersama Pak Jusuf Kalla,” ujar Jokowi. Bersama Kalla selama empat tahun terakhir memimpin Indonesia, Jokowi pun merasa bahwa Kalla adalah partner bekerja yang sangat cocok dengan dirinya.

Sebab, meski keduanya telah sering berbeda pandangan tentang sesuatu hal, namun segala perbedaan tersebut tidak sampai membuat hubungan kami berdua retak sehingga menyebabkan ketidakharmonisan. “Selama empat tahun ini saya bersama Pak JK, enggak pernah ada permasalahan. Kami sering berbeda pandangan saja. Tapi jadi bermasalah, enggak pernah tuh. Hubungan kami berdua sangat baik,” ujar Jokowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here