Masyarakat Jangan Bawa-bawa Agama Kedalam Politik

0
58

Onberita – Kepada seluruh masyarakat Indonesia, saya menghimbau agar masyarakat bisa memisahkan urusan politik dengan agama. Pesan dari Inayah Wulandari Wahid, putri presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu.

“Buat semuanya, yang pertama saya mau bilang, kita ini mau pemilu untuk memilih presiden, pilih wakil rakyat, pilih DPD. Bukan lagi milih Nabi, bukan lagi milih imam, bukan juga milih Tuhan. Jadi gausa baper bawa agama kedalam urusan politik. Jadi politik, politik saja, kita ngomongin masalah negara.” Ujar Inayah di Hotel Discovery Ancol, Jakarta Utara, Senin (31/12/2018).

“Ya iyalah, ini itu bukan urusan agama. Ini kan politik. Ketika kita ngomongin masalah politik, ya kita ngomongin kebangsaan, kenegaraan. Kita bicara soal fungsi-fungsi negara. Kita ini lagi milih pemimpin negara, yang nantinya bisa memimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadi gausa bawa-bawa soal agama, karena sama sekali tidak ada hubungannya dengan politik,” tuturnya.

Inayah menyoroti banyak orang di media sosial yang berantem hanya karena berbeda pendapat. Ia heran, cuma karena berbeda pilihan calon pemimpin bisa membuat kekacauan yang begitu besar. Menurutnya, hal itu tidak perlu dipermasalahkan.

“Suruh calonnya untuk membuktikan saja bahwa ia pantas untuk dipilih. Jangan kita yang suruh buktikan kepada mereka, tiap hari ada saja yang berantem karena masalah sepele ini. Ada yang menggunakan agama sebagai serangan, ada juga yang memakai isu tanpa bukti yang jelas. bertanggung jawab,” tegas Inayah saat ditanya.

Bertanggung jawab maksudnya itu untuk para calon pemimpin negara diminta untuk menunjukkan program berkualitas kepada masyarakat. Itu akan menunjukkan bahwa calon pemimpin tersebut memang pantas untuk dipilih sebagai pemimpin, bukan dengan memecah belah banyak pihak.

“Ya kalau bisa jangan pakai isu seperti itu lagi, karena dampaknya akan sangat buruk, masyarakat bisa terpecah belah. Ga pantas banget kita menghadapi suatu masalah yang sepele dengan efek yang seperti itu, hanya untuk pertarungan lima tahun sekali. Pilihlah calon pasangan dengan bijak,” pangkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here