Masalah yang mengintai para pekerja shift malam

0
51

Jadwal kerja yang kamu miliki dapat berpengaruh pada kesehatanmu. Hal ini bukan hanya terjadi menyangkut durasi jam kerja namun juga waktu kamu melakukan pekerjaan ini.

Jam kerja tak umum seperti jam kantor pada umumnya dapat menyebabkan masalah lebih lanjut. Hal ini terjadi pada jam kerja malam hari atau yang tidak sesuai dengan jam kantor pada umumnya.

Berdasar beberapa penelitian, diketahui beberapa masalah yang mungkin terjadi pada orang-orang dengan jam kerja tak biasa ini. Berikut empat potensi masalah kesehatan yang mungkin terjadi ketika bekerja di malam hari.

1. Memburuknya kesehatan mental

Telah diketahui bahwa kualitas tidur yang buruk berhubungan dengan kelelahan dan masalah mood. Risiko ini bisa muncul walaupun pekerja yang melakukan jadwal shift malam sudah beristirahat secara cukup pagi harinya. Hal ini terjadi karena isolasi sosial yang dialami.

Hal ini disebabkan karena ketika mendapat ajakan untuk bertemu dengan teman pada siang harinya namun kamu membutuhkan tidur. Namun jika kamu menuruti ajakan untuk bertemu tersebut maka kamu juga dapat kehilangan waktu tidurmu.

2. Kanker

Pada tahun 2007, pekerjaan shift malam diklasifikasikan sebagai salah satu penyebab karsinogen. Hal ini membuat pekerja memiliki risiko lebih tinggi dalam berkembangnya kanker dibanding rekan-rekan mereka.

Meningkatnya resiko kanker ini disebut karena paparan cahaya yang mereka terima. Secara khusus, cahaya yang berasal dari perangkat elektronik terutama di malam hari merupakan penyebab dari munculnya kanker ini.

3. Kekurangan tidur

Masalah kurang tidur merupakan salah satu hal yang pasti dialami oleh mereka yang bekerja di malam hari. Sebuah penelitian oleh University of Iowa pada tahun 2012 mengetahui bahwa polisi yang bekerja pada sif malam hari 14 kali lebih rentan tak mendapat cukup tidur dibanding yang bekerja pada sif siang.

Dari data tersebut, sebanyak 44 persen polisi yang bekerja pada sif siang memiliki kualitas tidur yang buruk. Sedangkan pada mereka yang bekerja sif siang, jumlah ini meningkat menjadi 60 persen dan meningkat lagi menjadi 69 persen pada polisi yang bekerja shift malam.

4. Diabetes tipe 2

Berubahnya siklus tidur yang dialami juga berujung pada waktu makan serta perubahan pada tingkat stres. Hal ini dapat berujung pada tingkat gula darah.

Sebuah studi observasi di China menyebut bahwa pekerja sif malam memiliki risiko sembilan persen lebih tinggi dibanding rekan kerja mereka. Risiko ini juga bakal meningkat ketika terjadi pada pria.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here