Manchester United Raih Hasil Buruk, Gary Neville Kecewa

0
43

Mantan pemain Manchester United, Gary Neville mengatakan bahwa United saat ini masih menunjukkan performa yang tidak konsisten. The Red Devils dulu bermain seperti tim kandidat juara, namun kini mereka layaknya bermain seperti tim biasa saja.

Pada era kepelatihan Jose Mourinho, Manchester United menjalani performa yang buruk pada musim 2018/19 ini. Namun sejak bergantinya pelatih United menjadi Ole Gunnar Solskjaer pada Desember 2018 lalu, United pun bermain dengan sangat perkasa di semua ajang.

Namun hal tersebut sepertinya tidak bertahan lama dimana kini performa United mulai menurun kembali. Dalam 6 pertandingan terakhir mereka, United pun mengalami empat kekalahan dan dua kemenangan saja. Dua laga tersebut pun dimenangkan Solskjaer di markas mereka, Old Trafford.

“Itu sungguh tidak bisa dipercaya, laga yang mereka mainkan, saat melawan PSG, adalah adalah salah satu malam terbaik yang saya pernah miliki sebagai fans Manchester United,” ucap Neville dikutip dari Sky Sports.

“Itu gila, sungguh gila. Tapi, rasanya Manchester United kembali mencapai hal yang tidak terpikirkan,” sambungnya merujuk pada kemenangan 1-3 Manchester United atas PSG pada leg kedua babak 16 Besar Liga Champions musim 2018/19.

Dari enam pertandingan pertandingan terakhir mereka, kekalahan dua beruntun pun diraih setan merah yaitu kalah dari Arsenal dan Wolves. Mereka sempat menang sekali di pertandingan selanjutnya dengan mengalahkan Watford. Namun kekalahan dua kali secara beruntun kembali diraih mereka dari Wolves dan Barcelona. Di akhir pekan lalu, mereka pun meraih kemenangan 2 – 1 atas West Ham.

“Tiba-tiba saja, satu bulan terakhir, mereka mulai menjadi rentan. Mereka mulai tampil seperti layaknya pada awal musim. Pertandingan pun jadi lebih sulit untuk dimenangkan. Itu hanya membuat orang sedih,” tandasnya.

Neville pun cukup kecewa dengan performa Man United akhir – akhir ini dimana ia sempat memiliki harapan yang besar. Ia juga melihat jika klub memberikan dukungan penuh kepada Solskjaer di bursa transfer.

“Sebulan lalu, para pemain tampil fantastis, mereka jauh lebih baik dari sebelumnya dan Jose Mourinho tidak mendapatkan yang terbaik ini. Tiga bulan pertama bersama Solksjaer, mereka seperti penantang gelar, mereka adalah tim terbaik,” paparnya.

“Namun, tiba-tiba saja mereka semua kini terlibat seperti yang biasa mereka lakukan,” tutup eks kapten Manchester United tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here