Lebih Sehat Mana Untuk Pria, Memakai Boxer atau Celana Dalam Biasa?

0
53

Saat ini bagi pria pemilihan celana dalam juga sudah memiliki variasi yakni Celana Dalam Biasa atau Boxer. Hal tersebut mengakibatkan pria bingung dalam memilih jenis celana dalam antara boxer atau brief. Namun, hal tersebut ternyata berpengaruh pada kesuburan atau jumlah sperma laki-laki.

Menurut laporan tim Onberita, sebuah studi diterbitkan dalam jurnal Human Reproduction. Para peneliti melakukan analisis terhadap 656 pria. Studi ini menemukan, pilihan pakaian dalam sangatlah penting.

Dalam studi tersebut menjelaskan, celana yang terlalu ketat kemungkinan bisa menjadi penyebab naiknya suhu di testis sehingga Hal tersebut yang membuat buruknya sperma.

Penulis studi Jorge Chavarro, profesor nutrisi dan epidemiologi di Harvard T.H. Chan School of Public Health, Amerika Serikat Jorge Chavarro mengatakan, beberapa pria mungkin mendapatkan manfaat yang vesar dari perubahan jenis celana dalam yang mereka kenakan.

Pria Memakai Boxer atau CD Biasa yang Punya Sperma Banyak?

Pada penilitian yang melibatkan pria yang memiliki usia antar 18 sampai 56 yang berkunjung ke klinik kesuburan di Massachusetts General Hospital di Boston, Amerika Serikat. Para peneliti mengumpulkan air mani dan sampel darah, serta bertanya jenis pakaian dalam yang sering mereka gunakan.

Para peneliti menemukan, pria yang menggunakan semua jenis pakaian dalam memiliki jumlah cairan yang sama dalam ejakulasi. Namun, mereka yang memakai boxer memiliki 25 persen konsentrasi sperma lebih tinggi. Sehingga, jumlah sperma totalnya 17 persen lebih tinggi.

Selain itu, tes darah juga menunjukkkan tidak ada hubungan antara pilihan celana dalam dengan kadar testosteron.

Walaupun begitu Chavarro mengatakan, perlu dicatat bahwa pria di kedua kelompok pakaian memiliki rata-rata sperma yang cukup. Sehingga, sekalipun jumlahnya lebih rendah, sperma yang diproduksi para pemakai brief sama sehatnya.

Menurut profesor urologi di Stanford University School of Medicine Michael Eisenberg, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membangun hubungan yang cukup dalam cara dokter memberikan nasehat pada pria soal kesuburan.

“Saya biasanya menasehati para pria bahwa mereka dapat memilih jenis pakaian dalam yang paling nyaman, tetapi jika mereka merasa panas, jenis yang lain mungkin lebih masuk akal,” ujar Eisenberg yang tidak terlibat di penelitian ini.

Para peneliti juga memperhitungkan gaya hidup masyarakat. Seperti obesitas, merokok, serta kebiasaan mandi air panas yang mungkin saja bisa menurunkan jumlah sperma.

Makanan Penambah Sperma Pria

Sebagai tambahan Onberita akan memberikan info mengenai makanan alami apa saja yang bisa membantu menambah sperma pada pria

  1. Makanan dengan Antioksidan Tinggi
    Zat antioksidan bisa membantu meningkatkan pergerakan sperma dan mencegahnya mengalami kerusakan. Kandungan ini bisa didapat dari asupan antioksidan dari anggur, buah beri, sayuran hijau (bayam, selada dan brokoli), wortel, umbian,kacang, teh dan makanan yang terbuat dari biji
  2. Makanan yang Mengandung Asam Folat
    Asam folat adalah nama lain dari vitamin B9. Dalam penelitian dikatakan pria yang kekurangan vitamin sulit memproduksi sperma berkualitas.
    Kandungan Asam Folat dapat diperoleh dari sayuran hijau, biji-bijian, dan buah-buahan sitrus (lemon, jeruk mandarin dan jeruk nipis).
  3. Makanan yang kaya akan Zinc
    Mengonsumsi cukup zinc mencegah infertilitas akibat sperma yang menggumpal. Untuk mengambil manfaat itu, makanan mengandung zinc dapat ditemui pada tiram, kepiting, lobster, daging sapi, dan daging ayam.
  4. Makanan yang mengandung Selenium
    Menurut penelitian, mengonsumsi makanan mengandung selenium bisa merangsang tubuh untuk memproduksi sperma yang sehat.

    Sumber terbaik selenium bisa ditemui pada kacang Brasil. Namun jika sulit menemukan kacang ini, selenium bisa ditemukan dalam ikan tuna, sarden, udang, daging sapi, hati sapi, daging ayam, nasi merah, telur, bayam, dan oatmeal.

Anda sebagai kaum pria tentunya perlu paham bahwa sperma yang keluar saat ejakulasi misalnya hari ini dibentuk sejak tiga bulan lalu.

Oleh karena itu para pria perlu mengkonsumsi makanan penambah sperma jauh jauh hari setidaknya selama masa pembentukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here