Kisah Kelam Di Balik Kesuksesan Gadis Cambodia Lulusan Terbaik Di Australia

0
120

Berita dari Luar Negeri tepatnya kabar dari seorang gadis yang berasal dari Cambodia yang dulunya pernah menjadi seorang pemulung, Sophy Ron saat ini telah sukses dan lulus dengan prestasi yang membanggakan di Trinity College, The University Of Melbourne, Australia.

Sophy Ron di kenal dulunya sebagai seorang gadis kecil yang hidup dengan menghabiskan waktunya untuk mengais sampah di kotanya Phnom Phen demi kelangsungan hidup dan membantu orang tua nya. Dengan begini kita paham jika dirinya tidak dapat menikamati masa – masa pendidikan hingga dirinya menginjak usia ke 11 tahun.

Sophy Ron dan keluarga pada saat itu hanya bergantung dari hasil memulungnya dan berharap mendapatkan makanan yang di buang dengan keadaan baik dari tempat sampah. Hingga pada saat itu ada suatu organisasi nirlaba yang bernama Cambodian Children’s Fund ( CCF ) yang datang menyelamatkan hidup Sophy Ron dari kehidupannya yang kelam dan mereka juga membiayai pendidikan Sophy Ron dengan beasiswa penuh.

Pada saat itu organisasi yang di kenal dengan CCF tengah menjalankan program pendidikan yang mencakup fasilitas pendidikan dan sekolah satelit yang bertujuan melayani orang kurang mampu dan komunitas ini sanggup menjangkau beberapa orang kurang mampu di tempat pembuangan sampah bahkan di tempat terpelosok sekali pun.

Sophy Ron adalah siswa pertama dari CCF yang mendapatkan beasiswa penuh untuk pergi ke Perguruan Tinggi dan yang lebih menariknya, Sophy Ron menjadi lulusan terbaik di Trinity College, Melbourne.

Pada bulan Maret 2019 lalu ada 2 siswa yang bernama yem Sovannry dan Seng Hoarng yang tengah mengikuti beasiswa penuh untuk program study yayasan. Setelah mereka lulus dari pendidikannya di Akademi Cripps Neeson dan mereka berharap untuk bisa mengikuti jejaj dari Sophy ke Australia.

Sophy Ron saat ini telah kembali ke Cambodia untuk liburan dan merayakan kelulusannya dengan keluarga dan teman – temannya. Sophy Ron juga adalah sepenggal kisah orang yang sukses meraih impiannya dan memiliki masa depan yang cerah.

Pada tahun 2016 silam telah di laporkan jika di luar TPA masih banyak anak – anak yang berkeliaran di jalanan untuk mengambil sampah dan memulung dengan penghasilan mulai dari 2.5$ – 3.5$ atau setara dengan Rp 35.772 – Rp 45.650 per hari nya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here