Kenali Keuntungan Sunat dan Kondisi yang Perlu Diwaspadai

0
34

Sunat adalah operasi pengangkatan kulit yang menutupi ujung penis (kulup). Prosedur ini umum dilakukan pada anak laki-laki, terutama anak laki-laki di negara yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam atau Yahudi.

Selain untuk menjalankan perintah agama, sunat juga memiliki banyak keuntungan dari sisi kesehatan. Salah satunya adalah menjaga kebersihan penis. Simak penjelasan di bawah untuk mengetahui keuntungan sunat lainnya.

Keuntungan Melakukan Sunat

Meski tidak lepas dari risiko, sunat diketahui memiliki keuntungan yang jauh lebih besar dibandingkan risikonya. Keuntungan sunat tersebut adalah:

1. Lebih mudah membersihkan penis

Di antara kulup dengan ujung penis sering menempel kotoran yang disebut sebagai smegma. Smegma mengandung lendir, sel kulit mati, dan bakteri yang dapat menyebabkan peradangan dan meningkatkan risiko terjadinya kanker penis. Setelah disunat, otomatis penis akan lebih mudah untuk dibersihkan.

2. Mencegah infeksi saluran kemih

Meskipun lebih sering terjadi pada wanita, infeksi saluran kemih juga dapat terjadi pada pria. Infeksi saluran kemih yang parah, terutama pada anak-anak, dapat menyebabkan gangguan ginjal di kemudian hari. Infeksi saluran kemih ini akan lebih sering terjadi pada pria yang tidak disunat.

3. Mencegah penyakit menular seksual

Menurut penelitian, pria yang tidak disunat lebih berisiko tertular penyakit menular seksual, seperti HIV dan HPV. HPV adalah infeksi yang terkait dengan kanker penis dan kanker serviks. Meski begitu, perlu diingat bahwa cara terbaik untuk mencegah penyakit menular seksual adalah perilaku seksual yang aman, yaitu tidak bergonta-ganti pasangan seksual dan menggunakan kondom saat berhubungan intim.

4. Mencegah gangguan pada kulup penis

Ada beberapa masalah yang dapat terjadi pada kulup penis, yaitu kulup penis yang tidak dapat ditarik ke belakang (fimosis) atau bisa ditarik tetapi tidak dapat kembali (parafimosis). Kedua kelainan ini dapat menyebabkan peradangan pada kulup atau ujung penis. Sunat diketahui dapat menurunkan risiko terjadinya kelainan tersebut.

5. Mengurangi risiko kanker penis

Seperti telah dikatakan sebelumnya, pria yang terkena infeksi HPV berisiko mengalami kanker penis. Dengan mencegah HPV, risiko terjadinya kanker penis juga akan berkurang. Menurut penelitian, kanker penis lebih jarang terjadi pada pria yang telah disunat dibandingkan pada pria yang tidak disunat.

Selain itu, wanita yang pasangan seksualnya disunat juga diketahui lebih jarang mengalami kanker serviks. , cara utama untuk mencegah kanker serviks adalah menjalani vaksinasi HPV.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here