{"id":5033,"date":"2026-01-30T20:35:36","date_gmt":"2026-01-30T13:35:36","guid":{"rendered":"https:\/\/onberita.com\/?p=5033"},"modified":"2026-01-30T20:35:38","modified_gmt":"2026-01-30T13:35:38","slug":"penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/2026\/01\/30\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\/","title":{"rendered":"Penegakan Hukum di Indonesia: Antara Aturan Formal dan Keadilan Substantif"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>On Berita &#8211; Jakarta &#8211; <\/strong>Penegakan hukum di Indonesia tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai penerapan aturan tertulis dalam undang-undang atau sekadar menjalankan prosedur formal.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih dari itu, hukum harus mampu menghadirkan rasa keadilan yang nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam praktiknya, hukum idealnya berfungsi sebagai pelindung bagi kelompok lemah, terpinggirkan, dan tidak memiliki akses kekuasaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, realitas di lapangan sering kali menunjukkan sebaliknya. Penegakan hukum justru kerap dianggap berpihak kepada mereka yang memiliki jabatan, modal, maupun pengaruh politik.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika hukum hanya ditegakkan secara prosedural tanpa mempertimbangkan keadilan substantif, tujuan utama hukum sebagai penjaga ketertiban dan keadilan sosial menjadi kabur.<\/p>\n\n\n\n<p>Situasi ini diperparah dengan praktik penegakan hukum yang tidak konsisten, sehingga memunculkan ketidakpercayaan publik terhadap institusi hukum dan aparat penegaknya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketidakpercayaan tersebut tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari pengalaman masyarakat yang berulang kali menyaksikan ketimpangan dalam proses hukum.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kondisi seperti ini, hukum tidak lagi dipandang sebagai solusi, melainkan sebagai ancaman bagi rasa keadilan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika keadilan terasa jauh dari realitas sosial, legitimasi hukum pun mulai dipertanyakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Padahal, kepercayaan publik merupakan fondasi utama agar hukum dapat berjalan secara efektif dan bermakna.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanpa kepercayaan tersebut, hukum hanya akan menjadi teks normatif yang kehilangan daya ikat sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih jauh, penegakan hukum yang tidak adil juga berpotensi merusak tatanan sosial dan memperlemah kohesi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Masyarakat yang merasa tidak dilindungi oleh hukum cenderung mencari keadilan dengan cara mereka sendiri. Kondisi ini berisiko menimbulkan konflik sosial dan mengancam stabilitas sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, penegakan hukum harus dilakukan secara adil, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n<p>Aparat penegak hukum memegang peran strategis dalam memastikan bahwa hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.<\/p>\n\n\n\n<p>Keberanian moral, integritas, dan profesionalisme menjadi kunci agar hukum benar-benar berfungsi sebagai instrumen keadilan.<\/p>\n\n\n\n<p>Aparat tidak hanya dituntut memahami aturan, tetapi juga memiliki komitmen untuk menegakkannya secara jujur dan bertanggung jawab.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada akhirnya, hukum akan kehilangan maknanya jika tidak mampu menghadirkan rasa keadilan yang nyata dalam kehidupan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Penegakan hukum yang berkeadilan bukan hanya menjadi tuntutan moral, tetapi juga menjadi syarat utama bagi terciptanya negara hukum yang demokratis, beradab, dan dipercaya oleh rakyat.<\/p>\n\n\n\n<p>#PenegakanHukum #KeadilanSosial #HukumIndonesia #SupremasiHukum #ReformasiHukum #HukumBerkeadilan #KepercayaanPublik<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penegakan Hukum di Indonesia: Antara Aturan Formal dan Keadilan Substantif<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":5034,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[3169,569,3170,453,3168,202,3171,1537,334,1960],"class_list":["post-5033","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","tag-aparat-penegak-hukum","tag-demokrasi","tag-hukum-indonesia","tag-keadilan-sosial","tag-kepercayaan-publik","tag-nasional","tag-opini-publik","tag-penegakan-hukum","tag-reformasi-hukum","tag-supremasi-hukum"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Penegakan Hukum di Indonesia: Antara Aturan Formal dan Keadilan Substantif - On Berita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penegakan hukum di Indonesia tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai penerapan aturan tertulis dalam undang-undang atau sekadar menjalankan prosedur formal.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/onberita.com\/index.php\/2026\/01\/30\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penegakan Hukum di Indonesia: Antara Aturan Formal dan Keadilan Substantif - On Berita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penegakan hukum di Indonesia tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai penerapan aturan tertulis dalam undang-undang atau sekadar menjalankan prosedur formal.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/onberita.com\/index.php\/2026\/01\/30\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"On Berita\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-30T13:35:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-30T13:35:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/onberita.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rizky Sapta Nugraha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rizky Sapta Nugraha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rizky Sapta Nugraha\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f5c7d5d5b05e72b0dced1f69d15464e5\"},\"headline\":\"Penegakan Hukum di Indonesia: Antara Aturan Formal dan Keadilan Substantif\",\"datePublished\":\"2026-01-30T13:35:36+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-30T13:35:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\\\/\"},\"wordCount\":357,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif.jpg\",\"keywords\":[\"Aparat Penegak Hukum\",\"demokrasi\",\"Hukum Indonesia\",\"Keadilan Sosial\",\"Kepercayaan Publik\",\"Nasional\",\"Opini Publik\",\"Penegakan Hukum\",\"Reformasi Hukum\",\"Supremasi Hukum\"],\"articleSection\":[\"Hukum\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\\\/\",\"name\":\"Penegakan Hukum di Indonesia: Antara Aturan Formal dan Keadilan Substantif - On Berita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif.jpg\",\"datePublished\":\"2026-01-30T13:35:36+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-30T13:35:38+00:00\",\"description\":\"Penegakan hukum di Indonesia tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai penerapan aturan tertulis dalam undang-undang atau sekadar menjalankan prosedur formal.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Penegakan Hukum di Indonesia: Antara Aturan Formal dan Keadilan Substantif. Sumber Foto by Ahmad Nasrullah.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penegakan Hukum di Indonesia: Antara Aturan Formal dan Keadilan Substantif\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/\",\"name\":\"On Berita\",\"description\":\"Mengabarkan Kebenaran\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/#organization\",\"name\":\"On Berita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/Peta-Indonesia.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/Peta-Indonesia.png\",\"width\":1411,\"height\":550,\"caption\":\"On Berita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f5c7d5d5b05e72b0dced1f69d15464e5\",\"name\":\"Rizky Sapta Nugraha\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd1d81c6bb4a529e745b28e5da45d5b8f2c40274946692a00530847cf0f38f31?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd1d81c6bb4a529e745b28e5da45d5b8f2c40274946692a00530847cf0f38f31?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd1d81c6bb4a529e745b28e5da45d5b8f2c40274946692a00530847cf0f38f31?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rizky Sapta Nugraha\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/onberita.com\\\/index.php\\\/author\\\/rizky-kubil\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penegakan Hukum di Indonesia: Antara Aturan Formal dan Keadilan Substantif - On Berita","description":"Penegakan hukum di Indonesia tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai penerapan aturan tertulis dalam undang-undang atau sekadar menjalankan prosedur formal.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/2026\/01\/30\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Penegakan Hukum di Indonesia: Antara Aturan Formal dan Keadilan Substantif - On Berita","og_description":"Penegakan hukum di Indonesia tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai penerapan aturan tertulis dalam undang-undang atau sekadar menjalankan prosedur formal.","og_url":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/2026\/01\/30\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\/","og_site_name":"On Berita","article_published_time":"2026-01-30T13:35:36+00:00","article_modified_time":"2026-01-30T13:35:38+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/onberita.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Rizky Sapta Nugraha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Rizky Sapta Nugraha","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/2026\/01\/30\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/2026\/01\/30\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\/"},"author":{"name":"Rizky Sapta Nugraha","@id":"https:\/\/onberita.com\/#\/schema\/person\/f5c7d5d5b05e72b0dced1f69d15464e5"},"headline":"Penegakan Hukum di Indonesia: Antara Aturan Formal dan Keadilan Substantif","datePublished":"2026-01-30T13:35:36+00:00","dateModified":"2026-01-30T13:35:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/2026\/01\/30\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\/"},"wordCount":357,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/onberita.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/2026\/01\/30\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/onberita.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif.jpg","keywords":["Aparat Penegak Hukum","demokrasi","Hukum Indonesia","Keadilan Sosial","Kepercayaan Publik","Nasional","Opini Publik","Penegakan Hukum","Reformasi Hukum","Supremasi Hukum"],"articleSection":["Hukum"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/onberita.com\/index.php\/2026\/01\/30\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/2026\/01\/30\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\/","url":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/2026\/01\/30\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\/","name":"Penegakan Hukum di Indonesia: Antara Aturan Formal dan Keadilan Substantif - On Berita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/onberita.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/2026\/01\/30\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/2026\/01\/30\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/onberita.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif.jpg","datePublished":"2026-01-30T13:35:36+00:00","dateModified":"2026-01-30T13:35:38+00:00","description":"Penegakan hukum di Indonesia tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai penerapan aturan tertulis dalam undang-undang atau sekadar menjalankan prosedur formal.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/2026\/01\/30\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/onberita.com\/index.php\/2026\/01\/30\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/2026\/01\/30\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\/#primaryimage","url":"https:\/\/onberita.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif.jpg","contentUrl":"https:\/\/onberita.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Penegakan Hukum di Indonesia: Antara Aturan Formal dan Keadilan Substantif. Sumber Foto by Ahmad Nasrullah."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/2026\/01\/30\/penegakan-hukum-di-indonesia-antara-aturan-formal-dan-keadilan-substantif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/onberita.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penegakan Hukum di Indonesia: Antara Aturan Formal dan Keadilan Substantif"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/onberita.com\/#website","url":"https:\/\/onberita.com\/","name":"On Berita","description":"Mengabarkan Kebenaran","publisher":{"@id":"https:\/\/onberita.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/onberita.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/onberita.com\/#organization","name":"On Berita","url":"https:\/\/onberita.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/onberita.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/onberita.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Peta-Indonesia.png","contentUrl":"https:\/\/onberita.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Peta-Indonesia.png","width":1411,"height":550,"caption":"On Berita"},"image":{"@id":"https:\/\/onberita.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/onberita.com\/#\/schema\/person\/f5c7d5d5b05e72b0dced1f69d15464e5","name":"Rizky Sapta Nugraha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd1d81c6bb4a529e745b28e5da45d5b8f2c40274946692a00530847cf0f38f31?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd1d81c6bb4a529e745b28e5da45d5b8f2c40274946692a00530847cf0f38f31?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd1d81c6bb4a529e745b28e5da45d5b8f2c40274946692a00530847cf0f38f31?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rizky Sapta Nugraha"},"url":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/author\/rizky-kubil\/"}]}},"blog_post_layout_featured_media_urls":{"thumbnail":["https:\/\/onberita.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif-150x150.jpg",150,150,true],"full":["https:\/\/onberita.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif.jpg",1920,1080,false]},"categories_names":{"17":{"name":"Hukum","link":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/category\/hukum\/"}},"tags_names":{"3169":{"name":"Aparat Penegak Hukum","link":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/tag\/aparat-penegak-hukum\/"},"569":{"name":"demokrasi","link":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/tag\/demokrasi\/"},"3170":{"name":"Hukum Indonesia","link":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/tag\/hukum-indonesia\/"},"453":{"name":"Keadilan Sosial","link":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/tag\/keadilan-sosial\/"},"3168":{"name":"Kepercayaan Publik","link":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/tag\/kepercayaan-publik\/"},"202":{"name":"Nasional","link":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/tag\/nasional\/"},"3171":{"name":"Opini Publik","link":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/tag\/opini-publik\/"},"1537":{"name":"Penegakan Hukum","link":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/tag\/penegakan-hukum\/"},"334":{"name":"Reformasi Hukum","link":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/tag\/reformasi-hukum\/"},"1960":{"name":"Supremasi Hukum","link":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/tag\/supremasi-hukum\/"}},"comments_number":"0","wpmagazine_modules_lite_featured_media_urls":{"thumbnail":["https:\/\/onberita.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif-150x150.jpg",150,150,true],"cvmm-medium":["https:\/\/onberita.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif-300x300.jpg",300,300,true],"cvmm-medium-plus":["https:\/\/onberita.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif-305x207.jpg",305,207,true],"cvmm-portrait":["https:\/\/onberita.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif-400x600.jpg",400,600,true],"cvmm-medium-square":["https:\/\/onberita.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif-600x600.jpg",600,600,true],"cvmm-large":["https:\/\/onberita.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif-1024x1024.jpg",1024,1024,true],"cvmm-small":["https:\/\/onberita.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif-130x95.jpg",130,95,true],"full":["https:\/\/onberita.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/3001-Penegakan-Hukum-di-Indonesia-Antara-Aturan-Formal-dan-Keadilan-Substantif.jpg",1920,1080,false]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5033","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5033"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5033\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5035,"href":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5033\/revisions\/5035"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5034"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5033"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5033"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/onberita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5033"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}